Saat PDIP Lampung Memilih Memperkuat Administrasi Ketimbang Retorika Politik
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – DPD PDI Perjuangan Lampung mulai membenahi aspek yang selama ini jarang menjadi sorotan publik: kesekretariatan dan tata kelola keuangan partai.
Upaya itu dilakukan melalui pendidikan politik dan pelatihan teknis yang diikuti jajaran sekretaris, wakil sekretaris, serta staf sekretariat DPC PDI Perjuangan se-Lampung di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Rabu, 3 Juni 2026.
Sekitar 100 peserta dari kabupaten dan kota di Lampung mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan difokuskan pada penguatan administrasi organisasi, pengelolaan keuangan, hingga digitalisasi data kepartaian.
Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, mengatakan kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh elektabilitas atau besarnya dukungan masyarakat. Menurut dia, organisasi yang tertib dan profesional menjadi syarat utama agar kerja politik partai berjalan efektif.
"Partai yang kuat harus memiliki sistem organisasi yang tertata dengan baik. Kesekretariatan dan pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting dalam mendukung seluruh kerja politik partai," kata Winarti saat membuka kegiatan.
Ia mengatakan peningkatan kapasitas aparatur partai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh struktur organisasi memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola partai.
Langkah itu, kata dia, juga menjadi bagian dari konsolidasi internal untuk mendorong organisasi yang lebih modern dan profesional.
Pelatihan tersebut mendapat apresiasi dari DPP PDI Perjuangan. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan DPP PDI Perjuangan, Aryo Adhi, menyebut Lampung sebagai DPD pertama di Indonesia yang menggelar pelatihan khusus bagi pengelola kesekretariatan dan keuangan partai hingga tingkat DPC.
"Kami mengapresiasi DPD PDI Perjuangan Lampung karena menjadi yang pertama melaksanakan pendidikan politik dan pelatihan teknis kesekretariatan serta keuangan partai. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas tata kelola organisasi hingga tingkat bawah," ujar Aryo.
Menurut Aryo, penguatan organisasi tidak hanya berkaitan dengan agenda politik elektoral, melainkan juga menyangkut kemampuan partai membangun sistem administrasi yang tertib dan akuntabel.
Dalam pelatihan itu, peserta menerima sejumlah materi, mulai dari etika dan protokol kesekretariatan hingga tata kelola administrasi partai. Materi etika dan prinsip kerja kesekretariatan disampaikan oleh Indra Sanjaya dari Pemerintah Provinsi Lampung.