PPDB Rampung, Disdikbud Bandar Lampung Siap Fasilitasi Siswa Masuk SMP Negeri Secara Manual

Disdikbud Bandar Lampung.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung memastikan akan memfasilitasi seluruh calon peserta didik baru tingkat SMP yang dinyatakan gugur dalam sistem PPDB reguler. 

img_title Disdikbud Bandar Lampung Rampungkan Pemetaan Siswa, Tegaskan Sekolah Negeri Gratis Tanpa Pungutan

Langkah ini diambil agar tidak ada anak usia sekolah di Kota Bandar Lampung yang kehilangan haknya untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

Plt Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menyisir dan mendata sekolah-sekolah negeri yang masih memiliki kekosongan kuota kursi pasca-tahapan daftar ulang.

img_title Gebrakan Baru, SMP Muhammadiyah Soekarno Hatta Kotabumi Luncurkan Program Multi Language

Masyarakat atau orang tua wali murid yang anaknya tidak lolos PPDB diimbau untuk segera datang dan melapor ke Kantor Disdikbud Bandar Lampung dengan membawa dokumen administrasi pendaftaran lengkap untuk diverifikasi oleh petugas.

"Masyarakat yang tidak diterima, silakan melapor ke dinas. Nanti akan kita fasilitasi supaya bisa masuk dan diterima di sekolah negeri," kata M. Nur Ramdhan di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

img_title Terobosan Disdikbud Lampung: Kirim Anak Pulau Tabuan dan Way Kanan Belajar di Sekolah Favorit Bandar Lampung

Kendati dijamin mendapatkan sekolah negeri, Ramdhan menegaskan bahwa dalam kebijakan penempatan manual ini, orang tua tidak diberikan keleluasaan untuk memilih sendiri sekolah tujuan.

Distribusi siswa akan sepenuhnya diatur oleh Disdikbud dengan melihat peta sebaran bangku kosong yang tersedia di SMP negeri se-Bandar Lampung. Hal ini dikarenakan jalur PPDB reguler seperti zonasi, afirmasi, maupun prestasi telah resmi ditutup.

"Penempatannya nanti disesuaikan dengan kuota yang tersedia di sekolah, jadi tidak bisa memilih. Setelah seluruh urusan daftar ulang selesai, baru kita bisa melihat angka pasti sekolah mana saja yang masih kosong untuk diisi para siswa tersebut," pungkas Ramdhan. (*)