Sah! Ini Lima Dekan Universitas Muhammadiyah Lampung yang Resmi Mengemban Amanah 2026–2030
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Dr. Marzuki, M.M., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima dekan baru untuk masa bakti 2026–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan rektorat, ketua program studi, serta Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UML, Prof. Syafrimen, M.Ed., Ph.D.
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen UML dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi guna mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing.
Para dekan yang dilantik diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam pengembangan akademik, peningkatan mutu fakultas, serta penguatan sumber daya manusia di lingkungan masing-masing.
Adapun dekan yang dilantik untuk periode 2026–2030 meliputi:
1. Setriani, M.Psi., Psikolog sebagai Dekan Fakultas Psikologi.
2. Dr. Dalman, M.Pd. sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
3. Arizal Eka Putra, M.Pd.I. sebagai Dekan Fakultas Agama Islam (FAI).
4. Dr. Sri Choiriyati, M.Kom.I. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
5. Yenni Afrida, S.T., M.Pd.T., M.T. sebagai Dekan Fakultas Teknik.
Dalam sambutannya, Rektor UML Dr. Marzuki menyampaikan ucapan selamat kepada para dekan yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa jabatan dekan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan fakultas serta universitas secara keseluruhan.
Menurutnya, dekan memiliki peran strategis dalam mengarahkan pengembangan fakultas, meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan Universitas Muhammadiyah Lampung. Saya berharap para dekan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat sinergi, dan melahirkan terobosan yang berdampak bagi kemajuan fakultas maupun universitas," ujar Marzuki.
Ia juga menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap pimpinan memiliki visi yang jelas, kemampuan beradaptasi, serta komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berorientasi pada mutu.