Lima Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Pilrek Itera, Siap Berebut Kursi Rektor 2026–2030
- Foto Dokumentasi Riduan
Lampung – Proses pemilihan Rektor Institut Teknologi Sumatra (Itera) periode 2026–2030 memasuki tahap penting.
Dari 13 pendaftar, panitia menetapkan lima nama yang lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahapan berikutnya.
Kelima bakal calon tersebut yakni Prof Aswin dari Institut Teknologi Bandung, Prof Elfahmi (Institut Teknologi Bandung), Prof M Faiz Syuaib (Institut Pertanian Bogor), Prof Fahmi (Universitas Sumatra Utara), serta Prof Ismunandar (Institut Teknologi Bandung).
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Itera, Dr Abdul Rajak, menjelaskan penetapan ini dilakukan setelah panitia melakukan verifikasi ketat terhadap dokumen persyaratan para pendaftar.
“Dari 13 calon yang mendaftar, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sekitar 17 dokumen persyaratan sesuai regulasi, kami menetapkan lima orang yang lolos seleksi administrasi,” kata dia, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, proses seleksi administrasi berlangsung selama kurang lebih dua bulan sejak pengumuman pendaftaran.
Seluruh dokumen diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian dengan aturan yang ditetapkan kementerian.
Menurut Rajak, setiap bakal calon diwajibkan melengkapi sekitar 17 dokumen sesuai ketentuan Permendikbud tahun 2017 dan 2018. Hasilnya, lima kandidat dinyatakan memenuhi seluruh syarat administratif.
Tahapan berikutnya, para kandidat akan menyampaikan perkenalan diri sekaligus menyerap aspirasi sivitas akademika secara daring pada 13 April 2026.
Setelah itu, mereka dijadwalkan memaparkan visi dan misi secara langsung di kampus Itera pada 20 April 2026.
“Pada 21 April 2026, panitia bersama senat akan menggelar rapat tertutup untuk menyaring lima kandidat menjadi tiga nama,” kata Rajak.
Tiga nama terpilih nantinya akan mengikuti tahap pemilihan akhir bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada Mei 2026, melalui mekanisme pemungutan suara dengan komposisi 65 persen dari senat dan 35 persen dari kementerian.
Hasil akhir akan ditetapkan bersama kementerian sebelum rektor terpilih dilantik untuk periode 2026–2030.
Panitia berharap seluruh rangkaian Pilrek Itera berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu mendorong kemajuan kampus ke depan. (*)