Agus Setiawan Terpilih Aklamasi Pimpin Karang Taruna Way Serdang 2026–2030

Agus Setiawan, pimpin Karang Taruna Way Serdang 2026–2030.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung tahun 2026 yang digelar di  Ruang Rapat Kantor Kecamatan Way Serdang, Selasa, 27 Januari 2026

img_title Jelang Kedatangan Jokowi di Tulang Bawang, Kapolres Turun Langsung Cek Jalur Pengamanan

Dalam sambutannya Camat Way Serdang mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada karang taruna desa yang hadir, camat menekankan pembentukan karang taruna Kecamatan diharapkan bukan hanya sekedar formalitas, tetapi bisa memberikan kontribusi nyata bagi kegiatan kepemudaan di Kecamatan way serdang.

Dalam pemilihan ketua karang taruna Way Serdang, Agus Setiawan ditetapkan sebagai ketua terpilih setelah memperoleh persetujuan penuh dari pengurus Karang Taruna tingkat Desa yang hadir dalam forum Temu Karya sebagai musyawarah tertinggi organisasi.

img_title Perkuat Ekonomi Daerah, TPAKD Lampung Evaluasi Program Inklusi Keuangan Semester I 2026

Usai terpilih, Agus Setiawan menyampaikan komitmennya untuk memajukan Karang Taruna Kecamatan Way Serdang agar semakin berperan aktif dalam pembangunan sosial kepemudaan di daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah.

"Karang Taruna harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab persoalan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kami akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah," kata Agus.

img_title Sah! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi Jadi Ketum BPP HIPMI 2026–2029

Agus juga menyampaikan bahwa Karang Taruna memiliki potensi besar sebagai organisasi kaderisasi sosial yang dekat dengan masyarakat hingga tingkat akar rumput. Potensi tersebut, menurut dia harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, program-program Karang Taruna ke depan akan diarahkan pada penguatan kapasitas pemuda, kewirausahaan sosial, serta peningkatan kepedulian terhadap kelompok masyarakat rentan. "Kami ingin Karang Taruna hadir dengan program nyata dan berdampak langsung," ujar Agus.

Karang Taruna harus hadir sebagai solusi nyata, bukan sekedar simbol kegiatan seremonial. "Kami berharap kepengurusan baru bisa aktif dan responsif terhadap perkembangan sosial," tandasnya. (*)