PP Muhammadiyah Cetak Garda Terdepan Bantuan Hukum Lewat Sekolah Paralegal di Metro Lampung
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Sekolah Paralegal di Kota Metro, Provinsi Lampung, pada Selasa (16/12/2025).
Mengusung tema “Mencetak Paralegal Berkemajuan sebagai Garda Terdepan Bantuan Hukum”, kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi dan pendampingan hukum di masyarakat.
Diikuti 46 Peserta, Fokus pada Edukasi Hukum
Sekolah Paralegal ini diselenggarakan di salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), SMK Muhammadiyah 3 Metro.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Majelis Hukum dan HAM (MHH) serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Busyro Muqoddas menegaskan pentingnya peran paralegal, terutama mengingat masih minimnya pemahaman hukum di masyarakat.
"Paralegal ini sangat penting ketika masyarakat membutuhkan edukasi hukum. Tujuannya agar kader-kader Muhammadiyah dapat berperan lebih konkret dan nyata bagi bangsa ini," ujar Busyro.
Ia juga menekankan bahwa nilai kemanusiaan adalah fondasi utama gerakan paralegal Muhammadiyah. "Manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain," tegasnya.
Diharapkan Menjadi Orang Pertama yang Hadir
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Prof. Dr. Sudarman, M.Ag., berharap para peserta yang telah mengikuti Sekolah Paralegal dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.
"Harapannya, para paralegal ini nantinya menjadi orang pertama yang hadir dan mengedukasi masyarakat terkait persoalan hukum," ujarnya.
Sekolah Paralegal ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Desember 2025.
Seorang peserta asal Lampung Barat menyampaikan apresiasinya, menilai kegiatan ini mampu menjadi sarana pembelajaran sekaligus motivasi untuk berdakwah melalui jalur hukum.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat memberikan dampak positif dan menjadi bekal untuk berdakwah amar makruf di ranah hukum," ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh setelah kegiatan berakhir.
"Semoga seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.(*)