Dilepas di Lampung, 40 KK Transmigran dari Empat Provinsi Menuju Sulawesi dan Maluku Utara
- Lampung.viva
Bandar Lampung, Lampung – Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, secara resmi melepas 40 Kepala Keluarga (KK) atau 127 jiwa yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah di luar Jawa. Acara pelepasan dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, pada Selasa (16/12/2025).
Transmigran Berasal dari Empat Provinsi
Ke-40 KK transmigran yang dilepas berasal dari DKI Jakarta sebanyak 5 KK, Banten sebanyak 10 KK, Lampung sebanyak 10 KK dan Jawa Barat sebanyak 15 KK.
Pelepasan ini juga diikuti oleh 35 KK transmigran dari Jawa Tengah dan Jawa Timur secara virtual. Para transmigran tersebut akan menempati daerah tujuan di Poliwali Mandar (Sulawesi Barat), Sidenreng Rappang (Sulawesi Selatan), Poso (Sulawesi Tengah), dan Halmahera Tengah (Maluku Utara).
Wamentrans Viva Yoga Mauladi menekankan bahwa program transmigrasi bukan sekadar memindahkan penduduk, melainkan bertujuan membangun pusat ekonomi baru dan memeratakan pembangunan.
"Program transmigrasi bertujuan untuk membangun pusat ekonomi baru. Karena warga yang bertransmigrasi ini umumnya adalah warga dari daerah yang sudah maju daerahnya sehingga diharapkan mereka bisa ikut membangun di wilayah lain yang belum berkembang," ujar Viva.
Ia menambahkan, dari segi sosial, transmigrasi diharapkan dapat memperkuat kerukunan, kesatuan, dan persatuan nasional.
Viva menargetkan pada tahun ini program transmigrasi akan mentransmigrasikan total 1.394 KK ke berbagai daerah.
"Sejak pertama kali dilaksanakan, program transmigrasi telah berhasil membentuk 1.567 desa baru, 114 kabupaten/kota, dan melahirkan tiga provinsi baru, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan," beber Viva.
Lahan Siap Dikelola dan Lampung sebagai Tuan Rumah
Para calon peserta transmigrasi telah melalui seleksi dan diberikan pelatihan keterampilan seperti pertanian, perkebunan, hingga budi daya perikanan. Setiap keluarga transmigran akan diberikan lahan seluas 1 hektare, belum termasuk rumah.
"Persoalan lahan sudah clean and clear ya. Jadi itu melalui reformasi agraria. Justru lahan itu yang menyediakan adalah Pemdanya," tegas Viva.
Dalam sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakan oleh Sekda Lampung Marindo Kurniawan, disampaikan terima kasih atas dipilihnya Lampung menjadi tuan rumah pelepasan.
"Transmigran adalah upaya negara agar pembangunan tidak menumpuk di satu tempat. Tujuannya sederhana, agar semua daerah punya peluang untuk maju. Lampung adalah contoh nyata bahwa program trans bisa berhasil," pungkas Gubernur.(*)