Dari Jakarta Open, Atlet Aerobik Lampung Bawa Pulang 18 Medali dan Asa Pra-PON

Sesi foto bersama
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

Lampung – Pembinaan atlet senam aerobik di Lampung menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dalam Kejuaraan Gymnastic Jakarta Open 2026 yang berlangsung di Gedung Senam Radin Inten, Jakarta, pada 12-14 Juni 2026, kontingen Lampung berhasil membawa pulang 18 medali dan menempati posisi juara umum kedua.

img_title Bawa 21 Utusan ke Sertifikasi Nasional dan Kejurnas, Muaythai Lampung Minta Dukungan KONI

 

Sebanyak 20 atlet muda binaan HAGC yang mewakili Lampung mengoleksi 7 medali emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Kejuaraan tersebut diikuti 383 atlet dari 10 provinsi.

img_title Pecah Rekor Peserta, 2.700 Perenang Se-Indonesia Siap Rebut Piala Kemenpora 2026 di Lampung

 

Kontribusi medali terbesar datang dari nomor Aerobic Gymnastics yang menghasilkan 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Sisanya diperoleh dari kategori Senam Karet dengan 2 emas dan 2 perunggu, serta Senam Aerobik Marathon yang menyumbang 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

img_title Bupati Hamartoni Ahadis Dukung Penuh HPN dan Sokong Kontingen SIWO Lampung Utara Berlaga di Porwanas 2027

 

Pelatih Aerobik Gimnastik Lampung, Hasan Udin, menilai capaian itu menjadi indikator positif bagi pembinaan atlet usia muda yang selama beberapa tahun terakhir terus dilakukan.

 

"Alhamdulillah, kita meraih juara umum kedua. Hasil yang baik untuk pembinaan Aerobik Gimnastik Lampung. Di setiap kelompok umur baik laki-laki maupun perempuan, adik-adik bisa menampilkan yang terbaik dengan rata-rata masuk tiga besar," kata Hasan, Senin, 15 Juni 2026.

 

Sejumlah atlet Lampung bahkan mampu mendominasi podium. Pada kategori Individual Woman Youth usia 12-14 tahun, tiga posisi teratas ditempati atlet Lampung, yakni Lintang Anandita Maheswari, Garini Adi Nismara, dan Khodijah Dzilfa Sakhiya.

 

Dominasi serupa terjadi pada kategori Individual Man Junior usia 15-17 tahun. Nanda Anugrah meraih medali emas, diikuti Pandu Putra Matareka yang memperoleh perak dan Ahmad Ukasyah Kholilulloh yang meraih perunggu.

 

Di kelompok usia yang lebih muda, OG Yuan Nareswari menjadi salah satu atlet yang tampil menonjol. Ia meraih emas pada nomor Individual Woman National Development serta kembali naik podium tertinggi pada kategori Senam Aerobik Marathon tingkat SD.

 

Meski sukses mengumpulkan medali, Lampung belum menurunkan atlet pada kategori senior. Menurut Hasan, keterbatasan usia menjadi alasan utama karena sebagian besar atlet yang dimiliki masih berada di level junior.

 

Namun kondisi itu diperkirakan tidak berlangsung lama. Sejumlah atlet yang saat ini berlaga di kelompok junior akan memenuhi syarat untuk tampil pada Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) tahun depan.

Halaman Selanjutnya
img_title