Indonesia Peringkat Dua Dunia, Pemerintah Percepat Eliminasi TBC di Bandar Lampung
- Lampung.viva
Bandar Lampung, Lampung – Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri menggelar sosialisasi percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk meningkatkan kualitas kesehatan nasional.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus TBC tertinggi di dunia, menyumbang sekitar 10,7 persen dari total kasus global.
Kondisi darurat ini mendorong pemerintah menetapkan target ambisius untuk menurunkan jumlah kasus secara signifikan dalam kurun waktu 3 hingga 4 tahun ke depan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus mengunjungi Puskesmas Way Halim 2, Bandar Lampung, Selasa, 14 April 2026.
Dalam agenda tersebut, kedua pejabat didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi kuat antara Pemerintah Pusat dan daerah.
Wamenkes Benyamin menegaskan pentingnya deteksi dini dalam penanganan TB. Menurut dia, masyarakat harus lebih waspada terhadap potensi penularan penyakit tersebut.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan paru-paru secara rutin," ujarnya.
Selain penguatan medis, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC.
Pemerintah menegaskan bahwa TBC dapat disembuhkan total dengan pengobatan yang tepat dan teratur.
Melalui sinergi seluruh elemen, pemerintah optimistis target eliminasi TBC dapat tercapai guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(*)