Harga Emas dan Saham Tambang Melonjak di Tengah Konflik Iran-AS, Aset Safe Haven Jadi Incaran!

ilustrasi emas batangan.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Harga emas global hingga saham-saham sektor tambang emas di Indonesia terpantau mengalami kenaikan pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026. 

img_title Ekonomi Petani Membaik, Gubernur Rahmat Mirzani Sebut APK Kuliah di Lampung Melonjak

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar global, sehingga investor ramai-ramai memburu aset yang dianggap lebih aman atau safe haven.

Pengamat ekonomi, Febrian Maulana Putra, S.Akun.,M.E. mengatakan bahwa harga emas di dalam negeri menunjukkan tren kenaikan berdasarkan beberapa platform perdagangan emas.

img_title Proyek Perumahan Griya Bandarsari Macet, PT Niki Four Gugat Wanprestasi Rp3,9 Miliar di PN Gunung Sugih

"Pada tanggal 2 Maret 2026, terpantau di Sahabat Pegadaian bahwa harga emas Galery24 Rp3.163.000 per gram, kemudian UBS Rp3.178.000 per gram. Selanjutnya emas Antam di emasantam.id menunjukkan harga Rp3.135.000 per gram," kata Febrian.

Ia juga menjelaskan bahwa kenaikan tidak hanya terjadi pada harga emas fisik, tetapi juga pada saham-saham emiten tambang emas di pasar modal.

img_title Pimpin Upacara Korps Raport, Wakapolda Lampung: Kenaikan Pangkat Diiringi Jaga Integritas, Jadilah Teladan Sejati

"Jika melihat XAU terpantau di level 5.247 atau naik 1,03 persen. Sementara saham ANTM berada di level 4.560 atau naik 4,83 persen, kemudian ARCI di level 1.955 atau naik 3,99 persen, lalu MDKA di level 3.850 atau naik 2,67 persen. Dari beberapa saham emas di Indonesia hari ini mengalami kenaikan," ujarnya.

Menurutnya, lonjakan harga emas dan saham emas tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

"Dampak harga emas dan saham emas ini naik kemungkinan faktornya karena konflik AS–Israel dengan Iran, sehingga investor lebih memilih aset safe haven," tuturnya.

Di sisi lain, pergerakan pasar saham Indonesia justru mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada perdagangan hari ini.

"Melihat IHSG hari ini berada di level 8.103 atau turun 1,60 persen, saham emas terlihat justru menghijau di saat IHSG anjlok hari ini," paparnya.

Disclaimer: Berita ini bersifat informatif dan tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. (Putra)