Viral Sindiran "Telaga Sewu", Pemkab Lampung Timur dan Warga Bergotong Royong Perbaiki Jalan

Pemkab Lampung Timur respon cepat dengan perbaiki "Telaga Sewu".
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Timur, Lampung – Aksi kreatif warga Kecamatan Purbolinggo yang menyindir kerusakan jalan melalui narasi wisata "Telaga Sewu" akhirnya membuahkan sinergi nyata. 

img_title Tinjau Dua Sekolah di Natar, Kajati Lampung Pastikan Program MBG Bebas Kendala

Tak hanya viral di media sosial, sindiran tajam tersebut berubah menjadi aksi gotong royong antara masyarakat, komunitas, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Sebelumnya, warga memasang papan bertuliskan "Grand Opening Telaga Sewu" di kubangan jalan yang tergenang air sebagai bentuk protes. Namun, aksi ini tidak berhenti pada kritik. 

img_title Diduga Korsleting, Sepeda Motor Hangus Terbakar di Kotabumi, Pengendara Alami Luka Bakar

Komunitas Sosial Bagong Mogok bersama relawan dan donatur lokal turun langsung menimbun lubang-lubang besar yang membahayakan pengendara dengan material swadaya.

Ketua Korda Bagong Mogok Lampung Timur, Santa, mengungkapkan aksi ini didasari kekhawatiran atas keselamatan pengguna jalan di jalur penghubung Purbolinggo–Metro.

img_title Jadi Tuan Rumah Rakornas Samsat 2026, Wali Kota Eva Dwiana Beberkan Realisasi Opsen Pajak Lamsel Tembus Rp232 Miliar

"Kami melihat anak-anak bermain di genangan karena sudah seperti kolam. Kami bergerak karena khawatir, namun kami juga memahami keterbatasan anggaran pemerintah saat ini," ujar Santa.

Menanggapi fenomena tersebut, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan darurat. 

Per Minggu (15/2/2026), pemerintah daerah telah menurunkan alat berat dan armada pengangkut material guna menimbun titik-titik kerusakan terparah.

Bupati Ela memastikan bahwa ruas jalan tersebut sudah masuk dalam anggaran pembangunan tahun 2026 dan akan dikerjakan secara bertahap sesuai skala prioritas.

"Kami merespon cepat dan memerintahkan dinas terkait menimbun lubang yang ada. Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat dan media atas informasi detail yang kreatif dan membangun ini," tegas Bupati Ela.

Bupati berjanji bahwa selama masa jabatannya, pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah. 

"Di samping itu jalan yang sempat viral tersebut telah kami masukkan dalam anggaran Pemkab untuk dilakukan pembenahan," ujarnya.

Ia mengapresiasi cara warga menyampaikan aspirasi yang justru menjadi energi kolektif untuk memperbaiki ruang publik secara bersama-sama.

"Perbaikan akan kami lakukan secara bertahap, dengan fokus pada infrastruktur sebagai prioritas masa jabatan kami," tandasnya.

Kini, akses jalan di Purbolinggo mulai dapat dilintasi dengan lebih aman berkat kolaborasi antara tenaga teknis pemerintah dan solidaritas relawan di lapangan.(*)