Menko AHY Tinjau Tol Palembang–Betung: Jembatan Musi V Capai 96 Persen, Target Fungsional Lebaran 2026
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja untuk meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 & 2 serta struktur ikonik Jembatan Musi V, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut berjalan tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang andal demi memperkuat konektivitas di Sumatera Selatan.
Hingga kini, progres konstruksi Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 telah mencapai 89,91 persen, dengan pembebasan lahan 93,85 persen. Sementara itu, pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96 persen.
Dalam tinjauannya, Menko AHY memproyeksikan ruas tol ini dapat digunakan secara fungsional terbatas pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Namun, ia menekankan bahwa aspek keselamatan dan kelayakan teknis harus menjadi prioritas utama sebelum dibuka untuk umum.
"Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat untuk menyangga mobilitas manusia dan logistik. Lanjutkan dan tuntaskan pembangunan ini untuk mengurai kemacetan serta meningkatkan ekonomi masyarakat," tegas AHY.
Ia juga mendorong percepatan penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang–Betung guna mengurai kemacetan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dengan tetap mengedepankan ketentuan dan regulasi yang berlaku, termasuk dalam proses pembebasan lahan.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan kunjungan tersebut menjadi dorongan untuk menjaga kualitas konstruksi dan mempercepat penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Ruas Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 diproyeksikan dapat difungsionalkan secara terbatas saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapan operasional.
Jembatan Musi V memiliki panjang 1.684 meter dan menjadi penghubung utama dua sisi ruas tol yang terpisah Sungai Musi, menghubungkan kawasan Gandus di Palembang dengan Banyuasin.
Kehadiran jembatan ini menjadi elemen kunci dalam memperkuat konektivitas tol secara utuh dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Palembang–Betung hingga terintegrasi ke Jambi, proyek ini diperkirakan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam.
Selain mengurangi kemacetan, infrastruktur ini diharapkan memperlancar arus logistik, menurunkan biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing wilayah dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.