Wujud Toleransi di Bandar Lampung, Umat Muslim Berjaga Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi

Warga Labuhan Dalam jaga keamanan lingkungan saat Nyepi 2026
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Suasana hening dan khidmat menyelimuti Lingkungan I, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, saat umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Kamis (19/3/2026).

img_title Satu Pelaku Di-Dor! Polsek Candipuro Gulung Sindikat Curanmor Antarkabupaten, 5 Orang Diamankan

Menariknya, di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, warga muslim setempat aktif melakukan patroli dan penjagaan di rumah-rumah warga yang sedang menjalani Nyepi. 

Aksi ini dilakukan secara sukarela guna menjamin keamanan dari tindak kejahatan serta sebagai wujud nyata penghormatan antarumat beragama.

img_title Manfaatkan Rumah Kosong Ditinggal Berobat, Pembobol Rumah di Tulang Bawang Digulung Tekab 308

Lurah Labuhan Dalam, Firdaus Oganda, menjelaskan bahwa kegiatan saling menjaga saat hari besar keagamaan telah menjadi tradisi turun-temurun di wilayahnya. Keberagaman suku dan agama di Labuhan Dalam justru menjadi pemersatu warga.

"Warga di sini sudah terbiasa saling bergantian terlibat dalam pengamanan hari besar agama lain. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kerukunan dan rasa persaudaraan," ujar Firdaus.

img_title Rakernas XVIII APEKSI, Wali Kota Eva Dwiana Unjuk Gigi Kenalkan Budaya Bandar Lampung di Medan

Petugas keamanan lingkungan bersama warga akan bersiaga secara bergantian, tidak hanya di siang hari, tetapi hingga malam hari sampai seluruh rangkaian prosesi Catur Brata Penyepian selesai.

Langkah ini diapresiasi sebagai potret indah moderasi beragama di Kota Bandar Lampung, di mana dua ibadah besar yakni Ramadan dan Nyepi dapat berjalan berdampingan dalam suasana damai dan penuh rasa hormat. (*)