Sembilan Tahun Berdiri, 176 Penghafal Al-Qur'an Ranu Harapan Islamic School Bakal Diwisuda Gratis di Hotel Claro
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Buah manis dari kegigihan proses belajar-mengajar di lingkungan Ranu Harapan Islamic School (RHIS) kembali terwujud. Sebanyak 176 murid yang dinyatakan lulus melampaui ujian hafalan ayat-ayat suci Al-Qur'an (simaan) siap dikukuhkan dalam prosesi Wisuda Tahfidz akbar di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat (17/7/2026) mendatang.
Agenda religius ini terasa semakin spesial karena bertepatan langsung dengan momentum perayaan milad ke-9 tahun berkiprahnya lembaga pendidikan Islam tersebut.
Direktur Sekolah-Sekolah Ranu Harapan, Muhtar, menegaskan bahwa keberhasilan meluluskan ratusan penghafal Al-Qur'an dalam satu angkatan ini merupakan hasil kristalisasi dari komitmen bersama. Ada tiga pilar utama yang saling menguatkan di balik kesuksesan para murid.
"Kunci utama keberhasilan ini terletak pada besarnya kepercayaan (trust) dari para orang tua murid kepada sekolah, kegigihan tanpa lelah dari para guru pamong, serta keseriusan dari murid-murid RHIS sendiri selama menjalani karantina hafalan," ujar Muhtar, yang juga dikenal sebagai alumni terbaik S1 dan S2 Matematika Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut.
Capaian membanggakan dari ratusan pencinta Al-Qur'an ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari pihak eksternal maupun internal yayasan.
"Kami tentu saja sangat senang dan bersyukur, karena itu kami fasilitasi wisudanya di Hotel Claro, murid bersama orang tuanya kami undang tanpa harus membayar apapun" kata pria yang lebih akrab disapa MRR ini
Tahfidz Al Qur'an menjadi salah satu prioritas Ranu Harapan Islamic School selain kemampuan bercakap dalam bahasa Inggris dan Arab serta penguasaan dasar-dasar matematika.
Melalui wisuda tahfidz ke-9 ini, Yayasan Ranu Prima berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda Islam yang tidak hanya unggul secara akademis dan kompetitif di era digital, melainkan juga memiliki keteguhan akhlak yang bersandarkan pada nilai-nilai luhur Al-Qur'an. (*)