Kondisi Memprihatinkan, Masjid Agung Al-Jami Kotabumi yang Bersejarah Kini Seolah Terlupakan
- Lapmung.viva
Lampung Utara, Lampung – Kondisi Masjid Agung Al-Jami, salah satu rumah ibadah tertua di Kabupaten Lampung Utara, kini sangat memprihatinkan.
Masjid bersejarah yang berdiri sejak tahun 1972 di Jalan Jenderal Sudirman, pusat Kota Kotabumi tersebut, tampak mulai rusak dimakan usia dan sepi dari aktivitas jemaah.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kerusakan fisik yang mencolok; cat dinding terkelupas, beberapa bagian atap mulai lapuk, serta volume jemaah yang datang menyusut drastis.
Rumah ibadah itu tampak mulai termakan usia dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun para dermawan.
Masjid yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di jantung Kota Kotabumi tersebut mengalami sejumlah kerusakan.
Cat dinding terlihat mengelupas, beberapa bagian atap mulai rusak, serta jumlah jamaah yang datang untuk beribadah pun disebut semakin berkurang.
Padahal, Masjid Agung Al-Jami memiliki nilai sejarah yang cukup besar bagi perkembangan syiar Islam di Lampung Utara.
Di masa kejayaannya, sejumlah organisasi Islam menjadikan masjid tersebut sebagai pusat kegiatan dan perkantoran, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga Badan Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah yang kini dikenal sebagai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Dari masjid inilah berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan umat pernah tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kondisi memprihatinkan Masjid Agung Al-Jami turut menjadi perhatian publik setelah video yang diunggah melalui akun TikTok milik ustaz Ahmad Junaidi viral di media sosial.
Dalam unggahannya, ia memperlihatkan kondisi terkini masjid dan berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar bangunan bersejarah tersebut dapat direnovasi secara maksimal.
Ia mengusulkan bagian masjid tersebut dibongkar dan ditata kembali dengan desain bertingkat, serta mempelebar pintu akses masuk agar lebih nyaman dan menarik minat masyarakat untuk ibadah.
"Harapannya bagian depan dapat dibangun berundak undak dan pintu masuk diperlebar, sehingga masyarakat semakin tertarik untuk datang dan memakmurkan masjid,"ungkapnya.
Sementara itu, Kepala bagian kesejahtaraan Rakyat Sedtakab Lampung Utara, Desti Emilda saat di konfirmasi terkait kondisi Masjid Agung Al-Jami, menyatakan persolan tersebut lebih tepat dijelaskan oleh pimpinan di atasannya.