BKPRMI Siapkan Kawasan Dakwah dan Pendidikan Terpadu di Way Kanan

Nanang Mubarok tinjau lahan wakaf calon pusat dakwah BKPRMI di Way Kanan.
Sumber :
  • Istimewa

Way Kanan, Lampung – Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Nanang Mubarok, meninjau langsung lokasi tanah wakaf di Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Minggu (17/5/2026). 

img_title Kejar Akurasi Data KK, Disdukcapil Lampung Kebut Pemutakhiran Riwayat Pendidikan demi Dongkrak IPM

Peninjauan ini dilakukan pasca-Rapat Pimpinan Nasional BKPRMI guna mempersiapkan pembangunan pusat dakwah dan pendidikan terpadu.

Lokasi tanah wakaf tersebut berada di Kecamatan Baradatu. Tanah itu akan diwakafkan oleh salah satu keluarga besar pengurus DPP BKPRMI sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat.

img_title Gebrakan Baru, SMP Muhammadiyah Soekarno Hatta Kotabumi Luncurkan Program Multi Language

Tak sekadar survei biasa, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan terpadu yang nantinya akan dibangun pusat dakwah, lembaga pendidikan, hingga masjid. 

Kehadiran kawasan ini diharapkan menjadi sentra pembinaan generasi muda Islam sekaligus pusat aktivitas keumatan di Provinsi Lampung.

img_title Terobosan Disdikbud Lampung: Kirim Anak Pulau Tabuan dan Way Kanan Belajar di Sekolah Favorit Bandar Lampung

Dalam kunjungan tersebut, Nanang Mubarok didampingi Ketua Umum DPW BKPRMI Lampung, Ahmad Khairudin Syam, serta Dirnas LDSI DPP BKPRMI, Maisyar Setiawan Munaf.

Menurut Nanang, pembangunan pusat dakwah tersebut bukan hanya tentang mendirikan bangunan fisik, melainkan membangun masa depan umat dan generasi Islam yang berkarakter Qurani.

"Harapannya tempat ini nanti menjadi pusat lahirnya generasi Qurani, pusat dakwah, dan pusat pendidikan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas," kata Nanang dalam keterangannya di Way Kanan, Minggu (17/5/2026).

Kunjungan itu pun disambut antusias oleh kader BKPRMI dan masyarakat setempat. Mereka berharap pembangunan kawasan dakwah dan pendidikan tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung, khususnya dalam pembinaan generasi muda Islam. (*)