Lantik Dua Pejabat Eselon III, Kakanwil Kemenag Lampung Ancam Sidak Disiplin
- i
Bandar Lampung, Lampung – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Zulkarnain, resmi melantik dua pejabat administrator (Eselon III) di Aula Saibatin, Jumat (13/2/2026).
Dua pejabat yang dilantik yakni H. Khuzil Afwa Kahuripan dan H. Ahmad Fikri Yulian. Keduanya mendapat promosi jabatan dari Eselon IV menjadi Eselon III.
Dalam prosesi tersebut, Zulkarnain memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan dan integritas pegawai.
Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.
"Jabatan ini adalah amanah dan bagian dari takdir Allah SWT. Harus disyukuri dengan kinerja terbaik," ujar Zulkarnain.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik untuk bekerja cepat, bekerja keras, bekerja cerdas, serta bekerja ikhlas demi mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Zulkarnain juga mengingatkan bahwa jumlah pejabat Eselon III di Provinsi Lampung terbatas. Karena itu, amanah tersebut harus dijaga dengan integritas tinggi dan tidak disia-siakan.
Selain soal kinerja, Zulkarnain menekankan pentingnya disiplin dan komitmen para pejabat dalam memberikan pelayanan.
Ia bahkan menegaskan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan kehadiran serta aktivitas kerja para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung.
"Saya tidak ingin ketika saya sidak, saudara tidak ada di tempat tanpa alasan resmi. Bagaimana kita melayani masyarakat jika kita sendiri tidak disiplin," tegasnya.
Kepada Kepala Kemenag Kabupaten Pringsewu yang baru, Zulkarnain meminta agar segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam hal disiplin pegawai dan penguatan koordinasi antar jajaran.
Sementara kepada Kepala Bidang Urusan Agama Islam yang baru, ia berharap dapat memperkuat pembinaan dan pelayanan keagamaan di tingkat provinsi.
Tak hanya itu, Zulkarnain juga menegaskan bahwa promosi maupun mutasi jabatan harus dilakukan secara profesional, sesuai prosedur, serta bebas dari praktik transaksional.
"Rizki itu milik Allah. Jangan pernah ada transaksional. Lakukan secara prosedural dan profesional," katanya.
Di akhir sambutannya, Zulkarnain kembali menekankan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkelanjutan terhadap seluruh pejabat yang diberi amanah.
"Saya minta saudara bekerja dengan maksimal. Saya yang akan melihat kinerja saudara dan saya akan mengambil keputusan di mana layak saudara ditempatkan," tandasnya.