Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Jalinteng Soekarno-Hatta, Diduga Korban Tabrak Lari

Mayat pria tanpa identitas dekat SPBU Bypass Soekarno-Hatta Bandar Lampung.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Warga dan pengguna jalan digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pinggir Jalan Bypass Soekarno-Hatta, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026) siang. 

img_title Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Berlanjut, Petugas Imbau Warga Tak Panik Soal Getaran

Korban ditemukan tergeletak tak jauh dari area SPBU setempat dan diduga kuat merupakan korban tabrak lari.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang sopir truk fuso yang melintas di lokasi. Warga sekitar dan pengguna jalan sempat mengira pria tersebut hanya sedang tertidur di pinggir jalan. Namun saat didekati, korban berada dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa.

img_title Simpan Sabu di Botol Deodoran hingga Ditanam dalam Tanah, Pengedar di Morowali Ditangkap Polisi

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengonfirmasi penemuan jasad pria anonim tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah luka fisik pada tubuh korban.

"Dari pemeriksaan awal pada jasad korban, ditemukan luka lecet pada bagian wajah dan kakinya. Pada bagian tubuh terdapat luka bekas lindasan ban kendaraan. Diduga mayat tersebut merupakan korban tabrak lari," kata AKP Ono Karyono.

img_title Baku Tembak Pecah di Kotabumi, DPO Bandar Narkoba Tewas dan 3 Polisi Terluka

Berdasarkan identifikasi awal petugas, korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun, memiliki ciri-ciri rambut panjang, dan berkumis. 

Tidak ditemukan dokumen identitas resmi pada tubuh maupun di sekitar lokasi ditemukannya korban.

Jajaran Polsek Labuhan Ratu bersama tim inafis yang tiba di lokasi langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memintai keterangan dari sejumlah saksi guna mencari tahu penyebab pasti kematian korban dan melacak kendaraan yang terlibat.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat atau mendatangi RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. (*)