Sempat Hilang Saat Melaut, Nelayan di Pesisir Barat Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Kuala Stabas

Ditemukan 10 meter dari pantai, nelayan asal Way Krui tewas diduga terbentur karang.
Sumber :
  • Istimewa

Pesisir Barat, Lampung – Hengki Irawan (33), seorang nelayan warga Pekon Penggawa V, Kecamatan Way Krui, ditemukan meninggal dunia mengapung di perairan Pantai Kuala Stabas, Kelurahan Pasar Kota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (14/8/2026).

img_title Terkuak, Polisi Tangkap Janda di Bandar Lampung Tega Buang Bayi Kandung ke Gorong-Gorong

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi warga setempat, Acep Febrianto, sekitar pukul 09.00 WIB dalam posisi mengapung berjarak kurang lebih 10 meter dari bibir pantai.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Meidy Hariyanto, mengonfirmasi penemuan jasad nelayan tersebut dan menyatakan bahwa tim gabungan bersama masyarakat langsung mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

img_title Baku Tembak Pecah di Kotabumi, DPO Bandar Narkoba Tewas dan 3 Polisi Terluka

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dari hasil olah TKP awal, terdapat luka pada bagian kepala yang diduga akibat benturan dengan karang laut saat korban melaut," ujar Iptu Meidy Hariyanto, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui pamit berangkat mencari ikan dari kediamannya sekitar pukul 05.00 WIB. Korban memang dikenal sering menangkap ikan di sekitar area perairan Pantai Kuala Stabas.

img_title Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD M. Tohir Krui oleh petugas gabungan Polres Pesisir Barat, Polsek Pesisir Tengah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga setempat guna menjalani pemeriksaan medis (visum et repertum).

Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan kondisi fisik tubuh korban masih utuh dengan temuan luka di bagian kepala akibat benturan karang.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, menolak proses autopsi lanjutan, dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan resmi.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi lengkap penyebab tenggelamnya korban. Jasad Hengki kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)