Sumur Bor 54 Meter Mengalir, 40 KK di Tanjung Aman Kini Punya Akses Air Bersih
- Foto dokumentasi istimewa
Lapung Utara, Lampung – Air bersih akhirnya mengalir di Lingkungan 03 RT 03, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Sebanyak 40 kepala keluarga kini memiliki sumber air yang lebih mudah dijangkau setelah pembangunan sumur bor sedalam 54 meter rampung.
Sumur bor itu diselesaikan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, oleh jajaran Koramil 412-04/Kotabumi bersama warga setempat. Pembangunan dipimpin Bintara Pembina Desa (Babinsa) Peltu Satya Ranner Anggara.
Pengerjaan selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Selain pengeboran, pembangunan mencakup pemasangan jaringan pipa, tangki penampung, serta menara air setinggi lima meter.
Setelah dilakukan pengurasan, air jernih mulai mengalir dari fasilitas tersebut. Lokasinya berada sekitar 300 meter dari permukiman warga sehingga dapat memudahkan masyarakat mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.
Peltu Satya mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tiga tenaga ahli dan warga. Selain mengebor hingga kedalaman 54 meter, tim membangun fondasi beton, merakit menara air, melakukan pengelasan, hingga membuat lantai pembuangan air berukuran 3 x 3 meter.
Menurut Satya, keberadaan sumur bor tersebut tidak hanya menyelesaikan persoalan pembangunan fisik. Fasilitas itu diharapkan menjadi sumber air yang dapat digunakan dan dirawat bersama oleh masyarakat.
“Pembangunan sumur bor ini kami kerjakan bersama-sama secara gotong royong. Alhamdulillah, sekarang sudah rampung dan dapat dimanfaatkan oleh warga,” kata Satya.
Ia meminta warga menjaga fasilitas tersebut agar tetap berfungsi dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Panglima Kodam XXI/Radin Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu bentuk kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat.
"Prajurit TNI AD harus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat," ujar Kristomei.
Bagi warga Tanjung Aman, selesainya pembangunan sumur bor tersebut menjadi kabar baik. Mereka kini memiliki sumber air yang lebih dekat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga mendukung kebersihan, sanitasi, dan kesehatan warga di lingkungan setempat. (*)