Terekam CCTV Menelepon Lalu Lompat ke Laut, Penumpang KMP Kirana II asal Bandar Lampung Hilang di Selat Sunda

Detik-detik pria asal Bandar Lampung lompat dari KMP Kirana II di Selat Sunda.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Seorang penumpang KMP Kirana II nekat melompat ke laut saat kapal sedang berlayar di perairan Selat Sunda dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. 

img_title Terekam CCTV, Pria Berambut Pirang Gasak Emas dan Uang di Salon Mesuji Lampung

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan bersama aparat kepolisian masih terus menyisir area perairan untuk mencari keberadaan korban.

Berdasarkan dokumen Berita Acara dari pihak kapal, insiden tersebut terjadi pada Rabu (29/7/2026) dini hari sekira pukul 02.50 WIB, saat kapal melintas di sekitar Pulau Tempurung pada titik koordinat 05°54'704" LS dan 105°53'101" BT.

img_title Tersangkut Belasan Kasus dari Polda Metro hingga Riau, Pelaku Penganiayaan Security Kafe Dibekuk Polda Lampung

Korban diketahui bernama Andreas Lingsing (24), seorang buruh harian lepas yang beralamat di Gang Cobra LK II, Kelurahan Srengsem, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) serta keterangan dari petugas keamanan kapal, korban sebelum kejadian terlihat berdiri seorang diri di area upper deck sisi kiri kapal sembari menelepon.

img_title Penumpang Kereta Api di Lampung Tembus 681 Ribu, Naik 16,66 Persen

Tanpa diduga, korban mendadak berlari dan langsung melompat ke arah laut. Mendapat laporan insiden tersebut, Mualim Jaga segera menginstruksikan nakhoda untuk melakukan manuver putar balik. KMP Kirana II sempat melakukan pencarian di sekitar titik jatuhnya korban selama kurang lebih 30 menit.

Namun hingga pukul 03.30 WIB, keberadaan korban tidak ditemukan. Usai berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kapal akhirnya diperintahkan melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Bakauheni.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan beserta instansi terkait di perairan Selat Sunda masih berlangsung.

Di sisi lain, jajaran kepolisian juga tengah mengumpulkan informasi tambahan dan memeriksa para saksi untuk mendalami motif serta kronologi pasti di balik aksi nekat korban. (*)