Terkikis Ombak, Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Legundi Gegerkan Warga Lampung Selatan

Kerangka manusia tanpa identitas ditemukan di Desa Legundi.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di bibir pantai pada Sabtu (18/7/2026) siang. Kerangka tersebut mencuat ke permukaan setelah tumpukan pasir yang menguburnya terkikis oleh sapuan ombak air laut.

img_title Puncak El Nino Agustus-September 2026, BPBD Lampung Usulkan Hujan Buatan ke BNPB

Proses evakuasi kerangka tak dikenal tersebut melibatkan kerja sama intensif antara warga, aparatur desa, personel Damkarmat, serta jajaran kepolisian setempat.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.20 WIB. Saat itu, seorang warga setempat sedang beraktivitas mencari kayu di sepanjang kawasan pesisir pantai Desa Legundi. 

img_title Antisipasi Dampak El Nino, Pemprov Lampung Petakan Kebutuhan Air Permukaan Sektor Usaha

Di tengah aktivitasnya, saksi mata melihat adanya benda mencurigakan yang menyembul dari balik timbunan pasir pantai.

Setelah mendekat untuk memastikan, saksi terkejut karena mendapati bahwa benda tersebut merupakan kerangka bagian tubuh manusia. 

img_title BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Material Pengaman Pantai Mandiri Sejati Penuhi Standar Teknis

Penemuan itu pun langsung dilaporkan kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke pihak Kecamatan Ketapang.

Mendapat laporan dari pihak kecamatan, Posko Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Ketapang langsung menerjunkan dua personel ke lokasi kejadian sekitar pukul 11.45 WIB guna membantu proses pengangkatan jasad.

Kepala Bidang Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan perihal keterlibatan anggotanya dalam proses evakuasi tersebut.

"Benar, personel Damkarmat dari Posko Ketapang langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan dari pihak kecamatan. Kami bersinergi dengan aparat kepolisian, aparat desa, serta masyarakat setempat untuk mengevakuasi kerangka manusia tersebut dari tepi pantai," terang Rully.

Hingga proses evakuasi selesai dilaksanakan, identitas dari kerangka manusia tersebut masih belum dapat diketahui (anonim). 

Mengingat kondisi fisik jasad yang sudah sepenuhnya menjadi kerangka, diperlukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk mengetahui profil korban.

Jasad tersebut kini telah dibawa oleh pihak kepolisian ke rumah sakit terdekat. Penyelidikan mendalam serta proses identifikasi kini sepenuhnya ditangani oleh Polres Lampung Selatan guna mengungkap identitas asli korban, jenis kelamin, perkiraan lama kematian, hingga penyebab pasti kematiannya. (*)