Rest Area Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Jadi Ruang Tumbuh UMKM Lampung

Rest area di jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

LampungRest area di Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar kini tidak lagi sekadar menjadi tempat beristirahat bagi pengguna jalan. 

img_title Dimeriahkan Kotak hingga Gilga Sahid, Harbour Fest 2026 Siap Digelar di Amphitheatre Menara Siger

 

Kawasan tersebut berkembang menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk sekaligus menggerakkan perekonomian lokal di sepanjang jalur Jalan Tol Trans Sumatera.

img_title Sambut Wajib Halal 2026, Aprozi Alam Bawa Program Sertifikasi BPJPH untuk UMKM Lampung Utara

 

Pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar mencatat sebanyak 214 tenant UMKM beroperasi di 12 rest area yang tersebar di kedua arah perjalanan. 

img_title BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Material Pengaman Pantai Mandiri Sejati Penuhi Standar Teknis

 

Kehadiran para pelaku usaha itu menjadi bagian dari upaya memanfaatkan tingginya mobilitas kendaraan yang melintasi ruas tol sebagai pasar potensial bagi produk lokal.

 

Media Handling Supervisor PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll Road, Ilham Fachrul Rosadi, mengatakan rest area dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pengguna jalan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.

 

"Rest area menjadi salah satu ruang bagi UMKM untuk berkembang karena setiap hari dikunjungi pengguna jalan yang melintasi Tol Bakauheni–Terbanggi Besar," kata Ilham.

 

Dari 12 rest area yang tersedia, delapan merupakan rest area Tipe A yang telah dilengkapi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sedangkan empat lainnya merupakan rest area Tipe B. 

 

Seluruh kawasan itu menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari area parkir, musala, toilet, hingga ruang laktasi.

 

Salah satu rest area yang diperkenalkan kepada awak media adalah Rest Area 116A. Selain menjadi tempat singgah, kawasan tersebut dipenuhi gerai UMKM yang menawarkan beragam produk, mulai dari makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas Lampung.

 

Operasional seluruh rest area didukung 134 petugas kebersihan, 70 personel keamanan, serta lima koordinator lapangan yang bertugas menjaga kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna jalan.

 

Menurut Ilham, keberadaan rest area menjadi bagian dari fungsi Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar yang tidak hanya memperlancar perjalanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

 

Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sendiri merupakan ruas pertama Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Bakauheni dengan wilayah tengah Lampung. 

 

Selain mempercepat mobilitas orang dan distribusi barang, ruas tol ini juga membuka ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal melalui aktivitas ekonomi yang berkembang di kawasan rest area. (*)