Tak Sekadar Pangkas Waktu Tempuh, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Topang Arus Logistik Lampung

Suasana di Gerbang Tol Kotabaru
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

LampungJalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar tidak hanya memangkas waktu tempuh perjalanan di Lampung, tetapi juga menjadi jalur utama distribusi logistik dari Pelabuhan Bakauheni menuju berbagai wilayah di provinsi tersebut. 

img_title Tak Perlu Panik Saat Darurat di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Bantuan Siaga 24 Jam

 

Keberadaan ruas sepanjang sekitar 140 kilometer itu kini menjadi salah satu penopang mobilitas barang dan orang sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

img_title Rest Area Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Jadi Ruang Tumbuh UMKM Lampung

 

Media Handling Supervisor PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll Road, Ilham Fachrul Rosadi, mengatakan ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar merupakan ruas pertama JTTS yang diresmikan pada 8 Maret 2019. 

img_title Coba Kelabui Petugas Pakai Kardus Cokelat, Pengiriman 977 Burung asal Sumsel Digagalkan di Bakauheni

 

Sejak beroperasi, jalan tol ini menjadi akses utama yang menghubungkan pintu masuk Pulau Sumatera di Pelabuhan Bakauheni dengan wilayah tengah Lampung.

 

"Ruas ini menjadi gerbang awal Jalan Tol Trans Sumatera sekaligus jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Provinsi Lampung," kata Ilham dalam kegiatan media visit di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

 

Menurut dia, peran strategis tersebut didukung dengan sistem operasional yang bekerja selama 24 jam. Pengelola mengoperasikan 289 kamera pengawas (CCTV) yang terhubung ke pusat kendali untuk memantau arus lalu lintas serta merespons berbagai kondisi di lapangan.

 

Selain itu, tersedia 26 Variable Message Sign (VMS), 68 perangkat komunikasi radio, 30 gardu transaksi, dan 57 kendaraan operasional guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik.

 

Untuk mempercepat penanganan gangguan di jalan tol, pengelola menempatkan sembilan kendaraan patroli di tiga wilayah operasional, yakni Bakauheni–Sidomulyo, Sidomulyo–Natar, dan Natar–Terbanggi Besar. Pengelola menargetkan waktu respons maksimal 30 menit terhadap setiap laporan yang diterima.

 

Layanan tersebut diperkuat dengan tim penyelamat, enam unit ambulans, serta layanan derek gratis hingga gerbang tol terdekat sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, termasuk distribusi barang yang melintasi ruas tol setiap hari.

 

Tol Bakauheni–Terbanggi Besar memiliki 11 gerbang tol dan sembilan simpang susun yang menghubungkan jalan nasional dengan sejumlah kawasan di Lampung. Infrastruktur tersebut memudahkan akses kendaraan menuju pusat-pusat ekonomi, kawasan industri, hingga sentra distribusi.

 

Pengguna jalan juga didukung 12 rest area yang tersebar di kedua arah perjalanan. Selain menyediakan fasilitas bagi pengemudi untuk beristirahat, kawasan tersebut menjadi ruang bagi 214 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya.

Halaman Selanjutnya
img_title