Kecelakaan Maut Tol Terpeka KM 187: Satu Keluarga asal Lahat Tewas, Hanya Anak Perempuan 17 Tahun yang Selamat
- Istimewa
Tulang Bawang, Lampung – Perjalanan pulang liburan keluarga asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, berujung duka mendalam. Empat orang dalam satu ikatan keluarga tewas seketika setelah mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi menghantam bagian pantat truk tronton Hino di Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka) KM 187+600 Jalur A pada Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 15.50 WIB.
Kecelakaan maut ini diduga kuat dipicu oleh kondisi fisik pengemudi yang mengalami kelelahan ekstrem hingga hilang kesadaran sesaat (microsleep) saat melaju kencang dari arah Lampung menuju arah Palembang.
Benturan keras di lajur lambat tol tersebut menyebabkan moncong Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH amblas masuk ke kolong truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY. Kerusakan parah pada kabin kemudi dan penumpang depan membuat proses evakuasi berjalan dramatis.
Empat korban jiwa yang mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian dan dalam perjalanan menuju rumah sakit di antaranya Raden Muhammad Feriansyah (46), Pengemudi/Kepala Keluarga, kemudian Yuniarti (46) Istri lalu Intan (Anak), dan Kopli Anwar (70), orang tua/Kakek.
Seluruh korban tewas merupakan satu domisili yang beralamat di Perumnas 2 Gang Dahlia, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, Sumatera Selatan.
Sementara itu, satu-satunya korban yang berhasil selamat dari maut adalah Azikra (17). Siswi kelas XII SMA Negeri 2 Lahat tersebut menderita luka berat di sekujur tubuh dan saat ini masih berjuang melewati masa kritis di ruang perawatan intensif Rumah Sakit YMC Lampung Tengah.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Tulang Bawang, Avanza tersebut melaju konstan di lajur satu sebelum tiba-tiba menabrak truk di depannya tanpa ada bekas pengereman yang signifikan di aspal tol.
Rekan korban, Okta, mengonfirmasi bahwa rombongan keluarga malang tersebut baru saja menyelesaikan agenda liburan panjang keluarga di Yogyakarta dan sedang menempuh perjalanan darat trans-Sumatera untuk pulang ke rumah mereka di Lahat.
"Mereka habis liburan dari Jogja dan dalam perjalanan pulang ke Lahat," tutur Okta lirih.