Ringankan Beban Korban Bencana, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Rp153 Juta

Wali Kota Eva serahkan bantuan Rp153,6 Juta untuk 46 warga terdampak bencana di Bandar Lampung.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai dan non-tunai senilai total Rp153.600.000 bagi warga yang terdampak musibah serta bencana alam. 

img_title Mencari Keadilan, Keluarga Korban Pembunuhan Minta Bantuan Hotman Paris

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kepada para perwakilan keluarga penerima manfaat.

Penyaluran ini menyasar 46 kepala keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Bandar Lampung maupun wilayah sekitarnya.

img_title Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Sidang Pleno dan Penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

Wali Kota Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, menjelaskan bahwa skema pemberian bantuan disesuaikan berdasarkan wilayah domisili korban serta tingkat kerusakan atau kebutuhan akibat bencana.

Untuk korban musibah atau kebutuhan transportasi darurat di dalam wilayah Kota Bandar Lampung, pemkot mengalokasikan Rp20 juta per KK, sedangkan untuk korban di luar wilayah Bandar Lampung diberikan Rp10 juta per KK.

img_title Rakernas XVIII APEKSI, Wali Kota Eva Dwiana Unjuk Gigi Kenalkan Budaya Bandar Lampung di Medan

"Sementara untuk kategori terdampak bencana alam, nilai bantuannya bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp5 juta, disesuaikan dengan kondisi riil kedaruratan yang dialami masing-masing warga di lapangan," ujar Bunda Eva, Rabu (1/7/2026).

Secara akumulatif, total anggaran Rp153.600.000 tersebut terdiri dari alokasi tunai sebesar Rp19 juta dan alokasi non-tunai sebesar Rp134,6 juta.

Berdasarkan data, total penerima bantuan sebanyak 46 orang. Rinciannya: Kedamaian 7 orang, Bumi Waras 16 orang, Kemiling 1 orang, Enggal 1 orang, TKP 3 orang, TBT 1 orang, Langkapura 1 orang, Way Halim 11 orang, TBS 3 orang, dan TKT 2 orang.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari tunai dan non-tunai. Total bantuan tunai Rp19 juta, non-tunai Rp134,6 juta, sehingga jumlah keseluruhan Rp153.600.000. (*)