Baku Tembak Warnai Pengungkapan Sindikat Pencuri Baterai Tower di Tulang Bawang, Satu Tewas

Pelaku yang tewas saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Kejar-kejaran antara polisi dan komplotan pencuri baterai tower telekomunikasi berujung baku tembak di Kabupaten Tulang Bawang, Minggu dini hari, 28 Juni 2026. 

img_title Kepala Dibenturkan ke Tembok, Siswi Korban Perundungan di Lampung Timur Mengalami Lebam dan Trauma

 

Dalam penyergapan tersebut, seorang anggota sindikat tewas setelah melakukan perlawanan dengan menembaki petugas. Enam pelaku lainnya berhasil diamankan.

img_title Suplai Buah ke SPPG Senilai Rp170 Juta Tak Dibayar, Oknum Mitra Dilaporkan ke Polda Lampung

 

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang mendeteksi dugaan pencurian baterai di sebuah tower di wilayah Banjar Agung sekitar pukul 00.30 WIB.

img_title Polri Untuk Masyarakat Di HUT Bhayangkara 80

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, mengatakan informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tulang Bawang bersama personel Polsek Banjar Agung dan Unit Reskrim Polsek Menggala.

 

"Setibanya di lokasi, tempat penyimpanan baterai sudah dalam keadaan terbuka dan baterainya telah hilang. Tim kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap kendaraan yang digunakan para pelaku," kata Apfryyadi.

 

Pengejaran berlangsung hingga depan Mapolres Tulang Bawang. Saat petugas berusaha menghentikan kendaraan pelaku, mereka justru mendapat perlawanan. Salah seorang pelaku melepaskan tembakan ke arah polisi sebelum kembali melarikan diri.

 

Aksi kejar-kejaran berlanjut hingga menjelang Gerbang Tol Menggala. Polisi kembali menghadang kendaraan pelaku dan sempat memberikan tembakan peringatan. Namun, para pelaku kembali membalas dengan tembakan yang mengarah ke mobil petugas.

 

"Karena pelaku melakukan penembakan ke arah petugas, kami melakukan tindakan tegas dan terukur. Satu pelaku meninggal dunia di lokasi," ujarnya.

 

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam sindikat pencurian baterai tower. Enam di antaranya ditangkap hidup-hidup, sedangkan satu orang tewas dalam penyergapan.

 

Menurut Apfryyadi, enam tersangka merupakan warga Lampung Utara. Adapun satu tersangka lainnya berasal dari Tulang Bawang dan diduga berperan sebagai penunjuk lokasi sasaran pencurian.

 

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan komplotan itu merupakan sindikat yang memang mengkhususkan diri mencuri baterai tower telekomunikasi. 

 

Mereka mengaku telah beraksi di sedikitnya tiga lokasi di Tulang Bawang dan satu lokasi di Lampung Tengah. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang melibatkan jaringan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title