Aksi Ribuan Emak-Emak di Lampung: Minta Program Makan Bergizi Gratis Tak Dihentikan

Salah satu massa aksi
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Ribuan emak-emak menggelar aksi penyampaian aspirasi di Lampung untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Bundaran Gajah, Bandar Lampung. 

img_title Konsumsi Protein Hewani Terendah ke-5 Nasional, Pemprov Lampung Targetkan Naik 2 Gram per Tahun

 

Mereka meminta pemerintah tidak menghentikan program tersebut karena dinilai berperan langsung dalam memenuhi kebutuhan gizi anak serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

img_title Gebrakan Baru, SMP Muhammadiyah Soekarno Hatta Kotabumi Luncurkan Program Multi Language

 

Massa yang didominasi perempuan itu datang dari berbagai daerah di Lampung. Mereka mengaku sebagai penerima manfaat program MBG maupun pekerja yang terlibat dalam penyediaan makanan di dapur-dapur program tersebut.

img_title Inflasi Lampung Melandai, Kenaikan BBM Non-Subsidi Masih Jadi Pemicu Utama

 

Dalam aksinya, para peserta membawa sejumlah tuntutan yang akan disampaikan kepada Pemerintah. Termasuk, memakai baju putih. Salah satu tuntutan utama adalah agar program MBG tetap dipertahankan dan terus dijalankan.

 

Koordinator aksi, Yulanda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat kecil yang merasakan langsung manfaat program MBG.

 

“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat penerima manfaat MBG. Program ini sangat dibutuhkan masyarakat dan kami meminta agar tetap dilanjutkan,” kata Yulanda.

 

Ia menjelaskan, program MBG telah membantu banyak anak sekolah yang berangkat tanpa sarapan atau tidak memiliki uang jajan. Dengan adanya penyediaan makanan di sekolah, anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi selama mengikuti kegiatan belajar.

 

Yulanda menyebut jumlah peserta aksi mencapai sekitar 1.000 orang yang tersebar dari berbagai wilayah di Lampung. Menurut dia, terdapat tujuh poin tuntutan yang dibawa massa, dengan fokus utama pada keberlanjutan program bantuan tersebut.

 

“Ini murni suara masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kami ingin program ini terus berjalan karena dampaknya langsung dirasakan oleh anak-anak dan keluarga,” ujarnya.

 

Salah seorang peserta aksi, Elok, yang merupakan orang tua penerima manfaat, menuturkan bahwa program MBG membantu memastikan anak-anak tetap memperoleh makanan saat berada di sekolah.

 

“Kalau anak-anak tidak sempat sarapan, setidaknya mereka tetap mendapat makanan di sekolah. Jadi perut mereka tidak kosong,” kata Elok.

 

Ia menilai program tersebut memberikan dampak positif terhadap pemenuhan gizi anak-anak. Namun demikian, ia berharap pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar semakin baik ke depan.

 

“Programnya bagus, tetapi pelaksanaannya perlu dibenahi. Kalau bisa, susu diberikan lebih rutin karena anak-anak menyukainya dan menantikannya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title