Begal Motor di Lampung Barat Nekat Masuk Jurang Demi Hindari Kepungan Polisi
- Istimewa
Lampung Barat, Lampung – Aksi kejar-kejaran antara aparat kepolisian, warga, dan komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Lampung Barat berakhir dramatis.
Demi menghindari kepungan massa, pelaku nekat mengarahkan pelariannya hingga masuk ke dalam jurang di kawasan Simpang Sari, Kecamatan Sumberjaya, Sabtu (13/6/2026) sekira pukul 16.59 WIB.
Dalam penyergapan ekstrem tersebut, satu pelaku yang merupakan warga Kabupaten Lampung Tengah berhasil dievakuasi dan diamankan petugas. Sementara itu, satu rekan pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari dasar jurang dan kini dalam pengejaran intensif.
Insiden bermula saat kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat putih tanpa nomor polisi mencoba menggasak motor warga di Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong.
Aksi tersebut gagal total setelah dipergoki oleh warga setempat yang langsung meneriaki mereka "maling".
Panik karena identitasnya terbongkar, kedua pelaku langsung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ke arah Kecamatan Sumberjaya.
Mendapat laporan pelarian tersebut, Tim Unit Reskrim Polsek Sumberjaya yang dipimpin Ipda Rico Hary Saputra bersama warga langsung bergerak melakukan pengejaran ofensif untuk memotong jalur pelarian pelaku.
Aksi kejar-kejaran berlangsung menegangkan hingga akhirnya pelarian pelaku terhenti di area jurang wilayah Simpang Sari.
Satu pelaku langsung diringkus petugas di lokasi, sedangkan satu pelaku lainnya memanfaatkan medan curam untuk merayap kabur.
"Satu pelaku asal Lampung Tengah sudah berhasil kami amankan untuk pemeriksaan intensif. Kami menduga kuat komplotan ini merupakan bagian dari sindikat spesialis lintas kabupaten yang kerap meresahkan warga Lampung Barat," tegas Kanit Reskrim Polsek Sumberjaya, Ipda Rico Hary Saputra, Minggu (14/6/2026).
Selain mengamankan tersangka, petugas menyita satu unit sepeda motor Honda Beat putih yang digunakan pelaku saat beraksi.
Ipda Rico menegaskan bahwa identitas pelaku yang meloloskan diri dari jurang tersebut sudah dikantongi penuh, dan tim gabungan masih terus melakukan perburuan di lapangan. (*)