Gerebek DPO Begal di Lokasi Hajatan, Polisi di Lamteng Dilempari Kursi hingga Pelaku Kabur

Residivis begal di Lampung Tengah berhasil kabur usai keluarganya provokasi massa di acara hajatan.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Tengah, Lampung – Upaya jajaran Polres Lampung Tengah untuk meringkus seorang buronan kelas kakap kasus pembegalan berakhir ricuh. Pelaku yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut berhasil meloloskan diri setelah sejumlah warga dan pihak keluarga nekat menghadang serta menyerang petugas di tengah pesta pernikahan.

img_title Penerima Senpi Rakitan asal Jabung Ditangkap di Cikarang, Mengaku Sudah 3 Kali Membegal di Serang

Insiden menegangkan yang terjadi di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar pada Selasa (2/6/2026) ini sempat terekam kamera warga hingga videonya viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali, S.T.K, membenarkan peristiwa penghadangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa target operasi merupakan seorang residivis begal bersenjata tajam yang sudah lama menjadi buronan utama kepolisian.

img_title Bikin Resah Pedagang, Cewek Berdaster Terekam BAB Sembarangan di Depan Kios Plaza Bandar Jaya

"Begitu anggota mendapat informasi akurat bahwa pelaku berada di sebuah acara hajatan, tim opsnal langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penangkapan," ujar AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali, S.T.K., Jumat (5/6/2026).

Namun, situasi yang awalnya kondusif mendadak berubah menjadi anarkistis saat petugas hendak menggelandang pelaku. Sejumlah provokator dari pihak keluarga dan warga setempat langsung merangsek maju melakukan perlawanan fisik untuk menjauhkan pelaku dari polisi.

img_title Kunci Tertinggal di Mobil, Gran Max Ekspedisi di Padang Ratu Diembat Maling Lalu Ditinggal di Kebun

"Ada kelompok masyarakat yang sengaja menghalangi proses penegakan hukum. Anggota kami di lapangan diserang secara membabi buta dengan lemparan batu hingga kursi-kursi penonton. Akibat kericuhan dan aksi saling dorong itu, beberapa personel mengalami luka-luka dan pelaku memanfaatkan situasi untuk kabur," tegas Kasat Reskrim .

Kasat Reskrim menegaskan, rekam jejak kriminalitas DPO yang melarikan diri tersebut sudah sangat kuat. Penyidik telah mengantongi berbagai alat bukti fisik, termasuk rekaman CCTV saat pelaku menodong korban-korbannya menggunakan senjata tajam.

Saat ini, tim gabungan Polres Lampung Tengah telah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pengejaran intensif secara meluas demi menangkap kembali buronan tersebut.

Di sisi lain, kepolisian juga sedang mendalami video amatir di lokasi kejadian guna mengidentifikasi para warga yang bertindak anarkistis. Polisi mengancam akan menjerat pidana siapa saja yang terbukti sengaja membantu pelarian seorang buronan.

"Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan menindak tegas secara hukum siapa pun, tanpa pandang bulu, yang mencoba menghalangi tugas kepolisian dalam menegakkan keadilan," pungkas Kasat Reskrim.