Dipicu Saling Ejek Saat Pulang Sekolah, Siswa SMP di Bandar Lampung Tusuk Rekan Sendiri

Polisi datangi lokasi penusukan siswa SMP 44 Bandar Lampung oleh rekannya hingga alami luka di perut.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Kasus kekerasan anak di bawah umur kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Seorang pelajar kelas 7 SMP Negeri 44 Bandar Lampung berinisial VK (13), harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka tusuk serius di bagian perutnya. Ironisnya, pelaku penusukan adalah rekan satu sekolahnya sendiri berinisial KAS (13).

img_title Warga Blokade Jalan SMAN 1 Labuhan Ratu, Kecewa Anak Gagal PPDB di Lahan Hibah Sendiri

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di sebuah gang di Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, pada Senin (25/5/2026) siang. 

Aksi penusukan ini berlangsung sesaat setelah para siswa keluar dari gerbang sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing.

img_title Masuki Tahun Ajaran Baru, Polsek Penengahan Bentengi Siswa SMAN 1 Ketapang dari Narkoba dan Judi Online

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, keributan bermula dari aksi saling ejek antara korban dan pelaku di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari lingkungan sekolah. Situasi yang memanas kemudian berlanjut pada perkelahian fisik antar-keduanya.

"Setelah sempat berkelahi, korban tiba-tiba menjerit meminta pertolongan karena ditusuk menggunakan senjata tajam. Warga yang melihat korban sudah bersimbah darah langsung bergerak menolong," ujar Eni Sari, warga setempat.

img_title Langgar Kuota Zonasi, Ombudsman Perintahkan Inspektorat Audit 40 SMPN di Bandar Lampung

Sementara itu, Bibi korban, Rini, mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula pertikaian tersebut. 

Namun pihak keluarga terkejut karena korban VK sempat memaksakan diri berjalan pulang ke rumah dalam kondisi terluka parah.

"Menurut keluarga, saat tiba di rumah korban masih dalam kondisi sadar. Bahkan dia masih sempat membuka sepatunya sendiri sambil mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di bagian perutnya," jelas Rini.

Melihat luka tusukan yang cukup dalam, keluarga langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Bandar Lampung guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Massa yang berada di lokasi kejadian langsung bertindak cepat mengamankan terduga pelaku KAS agar tidak melarikan diri. 

Pelaku kemudian diserahkan kepada petugas Bhabinkamtibmas dan pamong setempat sebelum akhirnya digelandang ke kantor polisi untuk mencegah amuk massa dan keributan susulan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif mendalam di balik penusukan tersebut. 

Petugas dari Satreskrim Polresta Bandar Lampung dilaporkan masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa terduga pelaku KAS dan sejumlah saksi mata guna mengungkap kronologi pasti insiden berdarah ini. (*)