Dikira Maling Motor oleh Warga, Anggota Satresnarkoba Polres Pesawaran Nyaris Diamuk Massa

Anggota Satnarkoba Polres Pesawaran dikepung di Way Lima usai provokasi 'Maling' oleh bandar narkoba.
Sumber :
  • Istimewa

Pesawaran, Lampung – Rekaman video amatir yang memperlihatkan sejumlah anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesawaran dikepung dan nyaris diamuk massa di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, viral di media sosial. 

img_title Tabrkan Truk Singkong dengan Truk Pasir di Jalintim Tulang Bawang, 3 Pekerja Tewas, Satu Keluarga Luka-Luka

Ketegangan dipicu oleh kesalahpahaman warga yang mengira petugas kepolisian sebagai pelaku pencurian sepeda motor atau debt collector (mata elang).

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, membenarkan bahwa pria-pria yang dikepung warga dalam video tersebut adalah personelnya yang sedang menjalankan tugas penangkapan terhadap seorang terduga pengedar narkoba di wilayah Way Lima, Sabtu (23/5/2026).

img_title Aplikasi Ferizy Down Nasional, Antrean Truk dan Mobil Pribadi Mengular di Pelabuhan Bakauheni

Kericuhan bermula saat target operasi mengetahui keberadaan petugas lalu melarikan diri menggunakan mobil. Sambil memacu kendaraannya, pelaku sengaja meneriaki anggota polisi di lapangan sebagai "maling" untuk memprovokasi massa.

"Mendengar teriakan itu, warga langsung berkumpul dan mengepung anggota. Ada juga warga yang mengira anggota kami adalah matel (mata elang/debt collector)," kata AKBP Alvie.

img_title Penerima Senpi Rakitan asal Jabung Ditangkap di Cikarang, Mengaku Sudah 3 Kali Membegal di Serang

Situasi di lapangan sempat mencekam saat warga terus meneriaki dan mengejar petugas. Ketegangan meningkat ketika salah satu personel mengeluarkan senjata api dan borgol kabel ties sebagai upaya defensif untuk meyakinkan warga. 

Dalam potongan video yang beredar, terdengar histeria pengendara yang melintas mengira sedang terjadi pembegalan motor.

Meskipun personel di lapangan sudah mencoba menunjukkan kartu identitas resmi mereka, emosi massa yang terlanjur tersulut membuat situasi sulit dikendalikan. 

Akibatnya, kendaraan operasional milik anggota polisi mengalami kerusakan diamuk warga, dan sebuah senjata jenis airsoft gun milik petugas sempat direbut serta diamankan oleh masyarakat sekitar.

Situasi baru berhasil mereda total setelah Kanit Satresnarkoba Polres Pesawaran tiba di lokasi kejadian untuk memberikan penjelasan langsung secara persuasif kepada tokoh masyarakat dan warga setempat.

Pasca-insiden tersebut, Kapolres memastikan kondisi di lokasi telah kembali kondusif. Kendati demikian, pihak kepolisian tetap melakukan investigasi internal secara transparan guna mengusut tuntas peristiwa salah paham yang berujung anarki ini.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pendalaman dan pemeriksaan oleh Seksi Propam Polres Pesawaran, baik terhadap warga yang melakukan perusakan maupun penanganan SOP dari anggota yang bertugas di lapangan," pungkas Kapolres. (*)