Total 5.891 Jemaah Haji Lampung Berada di Tanah Suci, Dua Orang Dilaporkan Wafat
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Suasana haru mewarnai keberangkatan Kloter JKG 31 di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (18/5/2026). Kloter gabungan dari enam kabupaten/kota tersebut resmi menjadi rombongan penutup dalam rangkaian operasional keberangkatan haji Embarkasi Antara Lampung tahun 2026.
Kloter terakhir ini merupakan gabungan jemaah dari Bandar Lampung, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Timur, Tulangbawang, dan Tanggamus.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, M Ansori F Citra mengatakan, semula kloter terakhir ini berjumlah 136 jemaah ditambah empat Petugas Haji Daerah (PHD).
Namun, satu jemaah harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk terbang.
"Hari ini kita memberangkatkan kloter JKG 31, kloter terakhir dari Lampung. Sebenarnya ada 136 jemaah dan empat PHD, tetapi satu jemaah dinyatakan tidak laik terbang karena sakit sehingga keberangkatannya ditunda," kata M. Ansori, di Asrama Haji Rajabasa, Senin (18/5/2026).
Dengan keberangkatan kloter penutup tersebut, total seluruh jemaah asal Lampung yang diberangkatkan tahun ini mencapai 5.891 orang, mulai dari kloter JKG 7 hingga JKG 31.
Ansori menjelaskan, jemaah yang tertunda berangkat tahun ini kemungkinan besar baru bisa diberangkatkan pada musim haji tahun depan, dengan syarat kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah atau mampu secara kesehatan.
"Kalau tahun ini sudah tidak mungkin lagi. Tahun depan nanti kita lihat perkembangan kesehatannya. Kalau sudah pulih dan dinyatakan istitha’ah, tentu masih ada kesempatan berangkat," katanya.
Ia mengungkapkan, total ada 30 jemaah yang sebenarnya sudah masuk manifes keberangkatan tahun ini.
Dari jumlah itu, 19 orang gagal berangkat setelah masuk Asrama Haji Embarkasi Antara Lampung, sedangkan sisanya ditunda sebelum masuk asrama.
Kursi kosong akibat jemaah gagal berangkat sebagian sempat diisi jemaah cadangan dari provinsi lain. Sebab, daftar jemaah cadangan asal Lampung sudah habis.
"Waktu ada seat kosong, jemaah cadangan kita sudah habis. Jadi diisi jemaah cadangan dari Jakarta sebanyak tiga orang," jelasnya.
Di tengah proses pemberangkatan, kabar duka juga datang dari Tanah Suci. Hingga saat ini tercatat dua jemaah haji asal Lampung meninggal dunia di Arab Saudi.