Polda Lampung Sebar Personel di Perbatasan, Buru Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya Supena

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Polda Lampung memastikan tim khusus masih bekerja intensif mengejar pelaku penembakan maut yang menewaskan Bripka (Anumerta) Arya Supena. 

img_title Sembunyi di Paket Travel, KSKP Bakauheni Gagalkan Penyelundupan Senpi asal Jabung ke Cikarang

Hingga hari kelima pasca-insiden di Labuhan Ratu, polisi terus mendalami petunjuk dan memperketat pengamanan di berbagai titik perbatasan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penyidik telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan petunjuk yang mengarah pada identitas para pelaku.

img_title Bikin Resah Pedagang, Cewek Berdaster Terekam BAB Sembarangan di Depan Kios Plaza Bandar Jaya

"Tim khusus masih terus melakukan pengejaran. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, penyelidikan mengarah pada beberapa petunjuk yang sedang didalami," kata Kombes Yuni, Kamis (14/5/2026).

Dalam rangka mempersempit ruang gerak pelaku, jajaran kepolisian juga melakukan penyekatan di sejumlah titik wilayah hukum Polda Lampung. 

img_title Pelaku Penembakan Tetangga Soal Undangan di Lampung Timur Menyerahkan Diri, Polisi Sita Senpi Rakitan

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar pelaku tidak melarikan diri keluar daerah.

"Seluruh jajaran Polres dan Polsek turut membantu proses pengejaran dan pengamanan wilayah," ucapnya.

Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, termasuk terkait video viral yang beredar di media sosial dan dikaitkan dengan proses penangkapan pelaku.

Kapolda Polda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, proses penyidikan masih berlangsung dan pihaknya akan menyampaikan informasi resmi setelah seluruh data dan fakta lapangan dipastikan valid.

"Proses pengejaran masih berlangsung. Nanti akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh informasi terkonfirmasi," ujar Helfi.

Terkait informasi mengenai keberadaan senjata api milik korban, Kapolda menyebut hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, kepolisian juga terus melakukan proses pembuktian perkara melalui metode scientific crime investigation dengan melibatkan tim forensik guna mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh.

Diketahui, Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur saat menjalankan tugas setelah diduga ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian. (*)