CCTV Rekam Duel Brigadir Arya Melawan Pencuri Motor Sebelum Gugur Ditembak

Brigadir Arya berkelahi dengan pelaku curanmor terekam CCTV.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Rekaman CCTV mengungkap detik-detik mencekam gugurnya anggota Ditintelkam Polda Lampung, Brigadir Arya Supena, di halaman toko roti Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026) pagi. Korban tewas setelah sempat terlibat perkelahian dengan komplotan pencuri motor (curanmor).

img_title Tabrkan Truk Singkong dengan Truk Pasir di Jalintim Tulang Bawang, 3 Pekerja Tewas, Satu Keluarga Luka-Luka

Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku berbagi tugas untuk mengincar sepeda motor pengunjung toko. Tak lama kemudian, Brigadir Arya tiba di lokasi dan langsung memergoki salah satu pelaku yang sedang merusak lubang kunci motor sasaran.

Tanpa ragu, korban berusaha menangkap pelaku hingga terjadi duel fisik. Namun, rekan pelaku yang menunggu di depan toko langsung melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan. 

img_title Penerima Senpi Rakitan asal Jabung Ditangkap di Cikarang, Mengaku Sudah 3 Kali Membegal di Serang

Peluru mengenai kepala bagian belakang dan menembus ke bagian atas, menyebabkan korban tersungkur bersimbah darah.

Istri korban, Jovita (30), tak kuasa menahan tangis di RS Bhayangkara Polda Lampung. Ironisnya, sebelum kejadian, Brigadir Arya sempat berkomunikasi dengan istrinya dan berniat membelikan roti di toko tersebut. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa personel intelijen ini tidak tertolong.

img_title Pakai Kaos Logo Bareskrim saat Beraksi, Pencuri Motor Modus Kenalan TikTok Diringkus di Marga Punduh

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyatakan bahwa Polda Lampung telah mengajukan usulan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi almarhum.

"Korban gugur dalam posisi sedang bertugas dan menunjukkan dedikasi tinggi dengan berupaya menangkap pelaku kejahatan," tegasnya.

Hingga saat ini, tim gabungan Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung masih melakukan pengejaran intensif di lapangan. 

Pihak kepolisian menyatakan telah mengidentifikasi identitas kedua pelaku berdasarkan bukti-bukti di TKP dan rekaman CCTV guna segera meringkus komplotan bersenjata api tersebut. (*)