Lampung Jadi Saksi Komitmen REI Menanam Satu Juta Pohon

Menteri Maruarar Sirait saat menyiram pohon usai ditanam
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Perayaan hari ulang tahun ke-54 Realestat Indonesia (REI) di Taman Kehati, Kota Baru, Lampung Selatan, tak sekadar menjadi ajang seremonial organisasi pengembang perumahan

img_title Proyek Perumahan Griya Bandarsari Macet, PT Niki Four Gugat Wanprestasi Rp3,9 Miliar di PN Gunung Sugih

 

Dari kawasan itu, REI meluncurkan komitmen ambisius: menanam satu juta pohon di seluruh Indonesia hingga akhir 2027.

img_title Anak Krakatau Naik ke Level III, Winarti Dorong Mitigasi dan Minta Warga Tak Terpancing Hoaks

 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat REI, Joko Suranto, mengatakan program tersebut menjadi bentuk tanggung jawab pengembang terhadap lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata.

img_title Kasus Pencurian Getah Karet di Lampung Selatan Berujung Damai

 

“Ini adalah cara kami memberikan warisan positif kepada anak cucu kita. Dunia saat ini sedang menghadapi climate change, sehingga kita harus melakukan sesuatu,” kata Joko dalam sambutannya di Taman Kehati, Lampung Selatan, Kamis.

 

Menurut dia, target satu juta pohon dihitung berdasarkan realisasi pembangunan perumahan anggota REI yang mencapai sekitar 120 ribu unit per tahun. 

 

Dengan asumsi setiap rumah menanam minimal dua pohon dan dijalankan selama satu periode kepengurusan, jumlah penanaman diperkirakan mendekati satu juta pohon.

 

Program “Sejuta Pohon REI” dirancang sebagai gerakan berkelanjutan di kawasan perumahan dan sekitarnya. 

 

Selain menyediakan ruang terbuka hijau, program itu juga ditujukan untuk menekan risiko banjir dan membantu mengurangi emisi karbon.

 

Kegiatan di Lampung menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT REI ke-54. Sebelumnya, organisasi itu menggelar agenda serupa di Labuan Bajo dan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penanaman pohon, pembangunan sumber mata air, hingga kerja bakti lingkungan.

 

Di Taman Kehati Lampung Selatan, REI juga meresmikan monumen Kehati dan pembangunan sumber air sebagai bagian dari penguatan kawasan konservasi. 

 

“Insyaallah komitmen lima hektare kawasan vegetasi ini akan tetap terjaga,” ujar Joko.

 

Acara tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, anggota DPR RI Hanan A. Rozak, Pangdam XXI/ Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta Kapolda Lampung Helfi Assegaf. 

 

Dalam kesempatan itu, Maruarar Sirait menyatakan pemerintah mendukung langkah REI yang dinilai konkret dalam mendorong pembangunan perumahan berwawasan lingkungan. 

 

Ia bahkan berencana menerbitkan kebijakan agar setiap rumah, baik komersial maupun subsidi, diwajibkan memiliki minimal satu pohon di bagian depan rumah.

Halaman Selanjutnya
img_title