Innova Gagal Menyalip, Tiga Kendaraan Tabrakan Beruntun di Lampung Utara, Tiga Orang Luka-Luka
- Istimewa
Lampung Utara, Lampung – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, Senin (30/3/2026) siang.
Insiden yang melibatkan truk Isuzu, Kijang Innova, dan Toyota Avanza ini mengakibatkan truk terguling dan kerugian materil ditaksir mencapai Rp40 juta.
Berdasarkan data Satlantas Polres Lampung Utara, kecelakaan bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat truk Isuzu (BE 8675 KQ) melaju dari arah Kotabumi menuju Bandar Lampung.
Dari arah berlawanan, sebuah Kijang Innova (B 1116 PKW) diduga melambung ke kanan jalan hingga masuk ke jalur truk. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan hebat tak terhindarkan hingga mengakibatkan truk kehilangan kendali dan terguling di tengah jalan.
Sesaat kemudian, sebuah Toyota Avanza (F 1539 MY) yang datang dari arah Bandar Lampung tidak sempat menghindar dan menghantam truk yang sudah dalam posisi terbalik tersebut.
Dalam peristiwa ini, tiga orang mengalami luka ringan. Pengemudi truk Isuzu, Afriadi (37), warga Desa Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, mengalami memar di bagian bahu.
Pengemudi Innova, Sunarto (54), warga Lampung Barat, mengalami luka lecet di lengan kanan dan jari manis tangan kanan.
Sementara pengemudi Avanza, Surya Dewi (42), seorang ibu rumah tangga asal Gunung Sugih, Lampung Barat, mengalami memar di bagian kepala.
Saksi mata Andika Saputra (22), seorang sopir asal Kotabumi Tengah, menjadi salah satu pihak yang memberikan keterangan awal terkait kecelakaan tersebut.
Akibat kejadian ini, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Truk Isuzu rusak pada bemper depan, kaca depan pecah, serta bak kanan penyok.
Innova mengalami kerusakan pada bemper dan kap depan, kaca pecah, serta pintu kanan depan rusak.
Sedangkan Avanza mengalami pecah kaca kanan depan dan kaca depan, pintu kanan depan rusak, serta bemper depan kanan hancur.
Kasus kecelakaan beruntun ini kini ditangani aparat kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan penyebab pasti dan dugaan pelanggaran saat kendaraan melambung di jalur lawan. (*)