Dukung Mudik Aman 2026, PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Lampung ke Bandung dan Jogja
- Lampung.viva
Bandar Lampung, Lampung – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 7 resmi melepas keberangkatan peserta program mudik gratis dalam rangkaian agenda nasional "Mudik Aman 2026". Seremonial pelepasan dilakukan di Lapangan Komplek Perumahan PTPN I Regional 7, Bandar Lampung, Selasa (17/3/2026) pagi.
Pada tahun perdana penyelenggaraannya di Lampung ini, PTPN I Regional 7 menyiagakan dua unit bus pariwisata untuk mengantar sekitar 80 warga menuju dua rute utama di Pulau Jawa, yakni Bandung dan Yogyakarta.
Plt. Region Head PTPN I Regional 7, Iyan Heryanto, menjelaskan bahwa peserta mudik merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan dan kawasan perkebunan di Lampung.
"Banyak peserta adalah warga transmigran asal Jawa yang bekerja dan menetap di sekitar perkebunan kami. Program ini adalah cara kami membantu mereka berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman," ujar Iyan.
Ia berharap program tersebut dapat terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya, baik dari sisi jumlah peserta maupun tujuan keberangkatan.
"Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya bisa meningkat lagi. Ini langkah awal bagi kami di PTPN I Regional 7 untuk memberangkatkan pemudik dari Lampung ke Pulau Jawa. Harapannya nanti tujuan keberangkatan tidak hanya ke Jawa, tetapi juga bisa ke Palembang atau Bengkulu," lanjutnya.
Peserta mudik gratis ini mayoritas berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan, terutama di kawasan perkebunan yang tersebar di sejumlah daerah di Lampung.
Menurut Iyan, banyak dari peserta tersebut merupakan warga transmigran yang berasal dari daerah di Pulau Jawa seperti Yogyakarta dan Bandung, sehingga program mudik gratis ini sangat membantu mereka untuk kembali ke kampung halaman saat Idulfitri.
"Kami memprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar area perusahaan, baik di sekitar kantor maupun perkebunan. Banyak dari mereka warga transmigran yang berasal dari Jogja dan Bandung yang ingin pulang kampung," jelasnya.
Ia menambahkan, syarat untuk mengikuti program mudik gratis ini juga dibuat sederhana agar masyarakat mudah mengaksesnya.
"Syaratnya sangat mudah, cukup menyerahkan KTP sebagai bukti identitas bahwa mereka memang akan pulang kampung," katanya.