Bareskrim dan Polda Lampung Ringkus Perampokan Uang Rp 800 Juta, Tiga Pelaku Diciduk di Sumatera Utara
- Lampung.viva
Bandar Lampung, Lampung – Tim gabungan Polda Lampung, Polres Tulang Bawang Barat, dan Resmob Bareskrim Polri berhasil menggulung komplotan perampok bersenjata api yang menggasak uang senilai Rp800 juta.
Tiga pelaku diringkus di persembunyian mereka di sebuah rumah kontrakan yang berada Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (18/2/2026). Dari penangkapan tersebut, polisi turut menyita tiga pucuk senjata api dan sejumlah barang bukti lainnya.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap dua pelaku tanpa perlawanan, yakni Ahmad Yani (53) dan Danil Al Fatah (33). Dari hasil pengembangan, polisi kembali menangkap satu pelaku lainnya, Tedy Hariyadi alias Kunyuk, di Jalan Lintas Lima Puluh Kota, Kabupaten Batu Bara sekitar pukul 21.00 WIB.
Dari lokasi penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga pucuk senjata api pabrikan jenis FN, 37 butir amunisi, satu unit mobil Grandmax, tiga unit sepeda motor, enam unit telepon genggam, serta sejumlah barang elektronik lain yang berkaitan dengan aksi kejahatan para pelaku.
Berdasarkan pemeriksaan awal, Tedy mengaku berperan sebagai eksekutor yang mengambil tas berisi uang ratusan juta rupiah tersebut. Ia juga mengakui telah melepaskan dua tembakan ke arah mobil Isuzu Elf untuk mengintimidasi korban.
Ahmad Yani diketahui merupakan warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Danil Al Fatah warga Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dan Tedy merupakan warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam menjalankan aksinya, Ahmad Yani berperan membuntuti korban serta memberikan arahan kepada eksekutor. Sebelum beraksi, para pelaku juga sempat memantau aktivitas korban saat menyetorkan uang ke bank.
Setelah ditangkap, ketiga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Tulang Bawang Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit 3 Sat Resmob Bareskrim Polri, AKBP Reinhard H. Nainggolan, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil kerja keras tim setelah memperoleh informasi terkait keberadaan para pelaku.
"Ini hasil kerja keras tim hingga mendapatkan informasi keberadaan para pelaku di wilayah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara," kata AKBP Reinhard saat dikonfirmasi di Polres Tulang Bawang Barat, Jumat malam (20/2/2026).