Dari Satire ke Solidaritas: Akademisi Apresiasi Respon Cepat Pemkab Lampung Timur Tangani "Telaga Sewu"

Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera), IB Ilham Malik.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Timur, Lampung – Respon terbuka Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menyikapi aksi viral "Wisata Telaga Sewu" di Kecamatan Purbolinggo menuai apresiasi positif. 

img_title Kepala Dibenturkan ke Tembok, Siswi Korban Perundungan di Lampung Timur Mengalami Lebam dan Trauma

Langkah Bupati yang langsung menerjunkan tim teknis pasca-sindiran warga tersebut dinilai sebagai bentuk komunikasi publik yang sehat dan responsif.

Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera), IB Ilham Malik, menilai fenomena viral tersebut bukan sekadar kritik, melainkan bentuk partisipasi publik yang konstruktif. 

img_title Perkuat Pertahanan Nasional, Panglima Korpasgat Resmikan Batalyon Para Komando 464 di Lampung

Menurutnya, dokumentasi visual dari masyarakat membantu pemerintah mempercepat proses perencanaan dan penentuan skala prioritas.

"Informasi dari masyarakat merupakan data awal yang sangat bermanfaat. Langkah pemerintah daerah yang langsung memetakan kerusakan menunjukkan keterbukaan terhadap partisipasi publik dan memperkuat akuntabilitas," ujar Ilham, Senin (16/2/2026).

img_title Polres Lampung Timur Selidiki Video Viral Siswi SD Dijambak dan Ditampar Teman Sekolah

Menurut dia, langkah pemerintah daerah yang menindaklanjuti aspirasi warga melalui identifikasi dan pemetaan kerusakan menunjukkan keterbukaan terhadap partisipasi masyarakat. 

Dokumentasi visual yang beredar di media sosial, kata Ilham, dapat menjadi checklist awal dalam menyusun prioritas perbaikan.

"Dengan dokumentasi visual yang disertakan warga, pemerintah bisa memperkirakan tingkat kerusakan dan jenis penanganan yang dibutuhkan. Ini sangat membantu proses perencanaan," ujarnya.

Ilham juga menekankan pentingnya jurnalisme warga dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas. 

Informasi yang tersebar luas menciptakan mekanisme checks and balances yang sehat, karena tidak hanya diketahui pemerintah dan warga setempat, tetapi juga publik secara lebih luas.

Ia mendorong agar pemerintah daerah memperkuat kapasitas internal dengan membentuk tim teknis yang responsif serta membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan kalangan profesional.

"Kolaborasi ini memungkinkan estimasi awal kebutuhan anggaran secara lebih objektif. Kepala daerah pun memiliki gambaran yang lebih utuh sebelum peninjauan lapangan," katanya.

Aksi protes warga atas jalan rusak parah di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, sebelumnya viral lewat sindiran “Telaga Sewu”. 

Papan bertuliskan “Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur” terpasang di kubangan jalan yang tergenang air, memantik perhatian warganet.

Di balik satire "Telaga Sewu", lahir aksi nyata dari Komunitas Sosial Bagong Mogok. Relawan bersama donatur lokal turun tangan melakukan penimbunan mandiri menggunakan material swadaya sebelum alat berat pemerintah tiba di lokasi.

Halaman Selanjutnya
img_title