Kasus Mayat Dilakban di Lampung, CCTV Minimarket Rekam Aktivitas Terakhir Korban Bersama Tukang Ojek

Korban sedang berbelanja di Minimarket sebelum ditemukan tewas.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil mengamankan bukti petunjuk krusial berupa rekaman CCTV dalam penyelidikan kasus tewasnya pria asal Tangerang dengan kepala terlilit lakban di sebuah penginapan di Kedaton.

img_title Kunci Tertinggal di Mobil, Gran Max Ekspedisi di Padang Ratu Diembat Maling Lalu Ditinggal di Kebun

Berdasarkan rekaman CCTV dari sebuah minimarket di Jalan Bypass Soekarno-Hatta, korban terlihat datang pada Kamis siang bersama seorang pria yang diketahui merupakan tukang ojek berinisial AM.

Sebelum menuju lokasi penginapan, korban sempat berbelanja sejumlah barang dan makanan. Barang-barang yang dibeli di minimarket tersebut identik dengan temuan polisi di tempat kejadian perkara (TKP).

img_title Gasak Motor Konsumen Bengkel, Mekanik di Pringsewu Ditembak Polisi

Penyelidikan polisi juga diperkuat oleh keterangan saksi warga bernama Femi Jayadi. Saksi melihat korban dalam kondisi kelelahan sambil membawa tas, seraya menyebut baru saja tiba dari luar kota. Saat itu, korban meminta dicarikan kamar penginapan kepada tukang ojek tersebut.

"Keluarga sudah mengonfirmasi identitas korban, dan kini kami fokus mendalami keterangan dari delapan saksi, termasuk tukang ojek yang mengantar dan pengelola penginapan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, Selasa (10/2/2026).

img_title Polres Mesuji Beberkan Kronologi Pembantaian Tapir: Ditombak, Dipukul Dongkrak, Lalu Dimasak Rica-Rica

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 8 orang saksi untuk merangkai kronologi lengkap kematian korban. 

Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap apakah ada keterlibatan orang lain dalam kematian tragis tersebut, mengingat kondisi jasad korban ditemukan tidak wajar dengan lilitan plastik dan lakban di bagian kepala.

Polisi terus mengumpulkan bukti petunjuk tambahan guna membuka tabir misteri kematian ini, yang pertama kali ditemukan oleh warga pada Sabtu 7 Februari 2026. (*)