Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Dimulai, Polda Lampung Kerahkan 862 Personel
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Polda Lampung resmi memulai Operasi Keselamatan Krakatau 2026 melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Sumarto, di Gedung Serba Guna (GSG) Mapolda Lampung, Senin (2/2/2026).
Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus sebagai langkah awal persiapan (cipta kondisi) menjelang Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol Dedy Arifianto menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus sebagai operasi cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2026.
"Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2026 ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan sebanyak 862 personel, terdiri dari 141 personel Polda Lampung dan 721 personel dari jajaran kewilayahan," ujar Kombes Pol Dedy Arifianto.
Dalam pelaksanaannya, Polda Lampung akan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
Kombes Pol Dedy Arifianto juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar tujuan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat terlaksana dan tercapai sesuai dengan rencana.
Adapun sasaran operasi tahun ini meliputi 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, serta 20 persen penegakan hukum melalui teguran dan penggunaan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
"Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai tertib berlalu lintas, serta edukasi terkait moda transportasi yang berkeselamatan yang akan dilaksanakan bersama stakeholder terkait," pungkasnya. (*)