Kopda Mar Randa Pratama Gugur Saat Tugas di Jawa Barat, Tinggalkan Bayi 8 Bulan
- Lampung.viva
Lampung Selatan, Lampung – Isak tangis dan doa menyelimuti kediaman keluarga almarhum Kopda Mar Randa Pratama (30) di Dusun Sumbersari I, Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Minggu (1/2/2026).
Prajurit Batalyon Infanteri 9/Bala Jala Yudha Perkasa ini gugur dalam tugas negara akibat bencana longsor di Jawa Barat.
Kopda Mar Randa Pratama merupakan satu dari 23 prajurit yang tengah melaksanakan Latihan Pra-Tugas Satgas Gobang 7 di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan ekstrem yang mengguyur lokasi latihan sejak Kamis hingga Jumat (23/1/2026) memicu longsor hebat yang menimpa area peristirahatan para prajurit.
Almarhum dinyatakan gugur dalam insiden tragis tersebut saat sedang menjalankan dedikasinya untuk bangsa.
Meninggalkan Istri dan Bayi 8 Bulan
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga kecilnya. Kopda Mar Randa meninggalkan seorang istri, Gita Alvia Sufaat (31), dan seorang buah hati yang baru berusia 8 bulan.
Di rumah duka, sang ayah, Johariyanto, tampak tegar menyambut kedatangan rekan-rekan sejawat almarhum dari Brigif 4 Marinir/BS, termasuk Kasi Dalka Mayor Marinir Sugiyono dan Kasi PAM Intel Mayor Marinir Rizaldi yang hadir memberikan penghormatan terakhir.
Sosok Berdedikasi Tinggi
Di mata keluarga dan rekan sejawat, Kopda Mar Randa dikenal sebagai pribadi yang sangat ramah dan memiliki disiplin serta loyalitas tinggi dalam bertugas.
"Beliau adalah putra terbaik kami yang gugur sebagai kusuma bangsa. Doa dan salawat terus kami panjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ujar salah satu kerabat di lokasi.
Penghormatan Terakhir
Hingga Minggu siang, pelayat dari berbagai kalangan terus memadati rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.
Papan bunga ucapan duka cita dari berbagai petinggi Korps Marinir TNI AL tampak berjejer di sepanjang jalan menuju rumah duka sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum. (*)