Dukungan Pusat Menguat, Lampung Timur Optimistis Konflik Gajah Way Kambas Tertangani
- Foto Dokumentasi Riduan
Lampung – Komitmen pemerintah pusat memperkuat pemulihan ekosistem taman nasional mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional yang menempatkan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sebagai salah satu fokus utama penanganan konflik satwa dan pelestarian lingkungan, Jumat (23/1/2026).
Ela menegaskan, konflik antara gajah liar dan warga di sekitar Way Kambas bukan persoalan baru.
Selama bertahun-tahun, dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan kerap menuntut respons cepat dari pemerintah daerah, meski dengan keterbatasan anggaran dan kewenangan.
“Upaya sudah kami lakukan sesuai kemampuan daerah. Namun untuk persoalan sebesar ini, kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci. Kami siap mendukung penuh langkah yang sedang dan akan dijalankan,” kata Ela.
Menurutnya, penanganan konflik gajah di Way Kambas membutuhkan solusi jangka panjang, salah satunya melalui pembangunan pembatas permanen antara kawasan konservasi dan permukiman warga.
Rencana tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menyiapkan dukungan sumber daya untuk memperkuat perlindungan ekosistem satwa liar.
“Harapan masyarakat selama ini adalah adanya pembatas yang benar-benar efektif. Jika ini terwujud, konflik bisa ditekan tanpa mengorbankan kelestarian alam,” ujarnya.
Ela mengungkapkan, pada 2025 Pemkab Lampung Timur telah membangun tanggul pembatas di sejumlah titik rawan konflik, termasuk di Desa Braja Asri.
Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan rehabilitasi lahan pertanian warga yang terdampak, menyediakan sarana siaga penghalauan gajah, serta mengusulkan pembangunan jalan usaha tani untuk menopang pemulihan ekonomi masyarakat sekitar kawasan.
Dengan masuknya Way Kambas dalam prioritas kerja sama lingkungan internasional, Ela optimistis penanganan konflik gajah dapat dilakukan secara lebih terencana dan berkelanjutan.
Taman Nasional Way Kambas kini resmi menjadi bagian dari agenda kerja sama lingkungan antara Indonesia dan Inggris.
Kesepakatan tersebut mencuat dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Inggris Charles III di Lancaster House, London.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Pemerintah Inggris menyatakan komitmennya membantu perbaikan ekosistem dan pemulihan 57 taman nasional di Indonesia, dengan Way Kambas sebagai salah satu fokus utama.