Rawan Pencurian, Sandal dan Sepatu Jamaah Raib di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung
- Foto dokumentasi istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Keamanan di kawasan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung mulai dipertanyakan. Sejumlah jamaah melaporkan kehilangan sandal hingga sepatu saat sedang menjalankan ibadah, baik pada waktu shalat Jumat maupun agenda peringatan hari besar Islam.
Aksi pencurian alas kaki ini ternyata bukan hal baru. Berdasarkan penelusuran, kejadian telah terjadi sejak hari pertama peresmian masjid pada 12 September 2025 lalu.
Salah satu jamaah, Akbar, mengaku menjadi korban saat menghadiri pembukaan masjid yang diresmikan oleh tokoh nasional Aburizal Bakrie dan Menteri Agama RI tersebut.
"Sandal saya hilang di teras luar saat ikut shalat Jumat perdana waktu peresmian. Padahal sudah diletakkan di area yang terlihat terbuka," ujar Akbar.
Insiden terbaru kembali terjadi pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu (17/1/2026). Meskipun penjagaan petugas keamanan (security) terlihat di beberapa titik, para pelaku tetap berhasil melancarkan aksinya di halaman dan teras luar masjid.
Nasirudin, salah satu jamaah, mengungkapkan kepanikannya saat mendapati alas kaki miliknya dan sang istri hilang setelah acara selesai. Padahal, ia telah berupaya melakukan pencegahan mandiri dengan dibungkus plastik dan diletakkan di area halaman luar dekat tembok masjid.
"Sandal dan sepatu istri tetap hilang meskipun sudah dibungkus kantong plastik. Kami terpaksa pulang tanpa alas kaki dan merasa tidak nyaman saat beribadah," bebernya.
Maraknya kasus kehilangan ini memicu keresahan jamaah yang berharap pihak pengelola Masjid Raya Al-Bakrie segera melakukan evaluasi total.
Hingga berita ini diturunkan, jamaah diimbau untuk lebih waspada dan disarankan membawa tas kecil sendiri guna menyimpan alas kaki ke dalam area yang lebih aman jika memungkinkan. (*)