Pelaku Pembuangan Anak dalam Karung di Samping Gubuk Kebun Diringkus di Pesawaran

Polisi tangkap pelaku pembunuhan dan pembuangan anak.
Sumber :
  • Istimewa

Pesawaran, Lampung – Kolaborasi cepat antara Polsek Gedong Tataan (Polres Pesawaran) dan Polres Lampung Barat membuahkan hasil. Terduga pelaku pembunuhan dan pembuangan anak di bawah umur berinisial AAG (23) berhasil diringkus tanpa perlawanan pada Senin malam (5/1/2026) pukul 21.20 WIB.

img_title Gasak Motor Konsumen Bengkel, Mekanik di Pringsewu Ditembak Polisi

Pengamanan dilakukan sekitar pukul 21.20 WIB di wilayah hukum Polsek Gedong Tataan. Unit Reskrim Polsek Gedong Tataan yang dipimpin Panit II Reskrim Aipda Andhika Ramadhona, bersinergi dengan Kanit Jatanras Polres Lampung Barat IPDA Rakhmad Agus Dinata.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial AAG (23) yang bersembunyi di rumah warga Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

img_title Pura-Pura Jadi Pembeli Sah, Dua Pencuri Alpukat Digulung Tekab 308 Polsek Way Jepara

Pelaku diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya diserahkan kepada Polres Lampung Barat dalam kondisi sehat.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan warga yang menemukan karung mencurigakan di area kebun pada Senin pagi (5/1/2026). Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparatur setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

img_title Di Balik Bintang Tiga Helmy Santika, Tiga Dekade Memburu Kejahatan

Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho, melalui Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil soliditas dan respons cepat jajaran Polri terhadap laporan masyarakat.

"Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri Presisi yang responsif dan profesional. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius demi memberikan rasa aman," tegas AKP Dedi Yohanes.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polri terus berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas wilayah guna memastikan penegakan hukum berjalan optimal. (*)