Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian Wisatawan asal Lampung Utara Tenggelam di Pantai Mandiri Sejati

Tim SAR gabungan cari korban tenggelam di Pantai Mandiri Sejati.
Sumber :
  • Istimewa

Pesisir Barat, Lampung – Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap Rizal Wahyudi (29), wisatawan asal Lampung Utara yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat. Hingga pencarian hari kedua, Minggu (4/1/2026), keberadaan korban belum ditemukan.

img_title Selamatkan Teman Hanyut di Way Sekampung, Agam Ditemukan Tewas, Faris Masih Dicari

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (3/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB. Korban bersama belasan rekannya diketahui sedang berenang di kawasan pantai sebelum akhirnya diduga kuat terseret arus laut yang kuat ke arah tengah.

Basarnas Lampung menerima laporan kejadian dari BPBD Pesisir Barat pada malam harinya dan langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus menuju lokasi.

img_title Asyik Main Rakit Bambu di Way Sekampung, Dua Pelajar asal Gadingrejo Pringsewu Hanyut

Memasuki hari kedua pencarian, Minggu (04/01), operasi SAR dilakukan dengan membagi area pencarian ke dalam dua sektor. 

Sektor pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet berdasarkan perhitungan SAR Maps Prediction, sementara sektor kedua menyisir garis pantai ke arah barat dan timur dari titik lokasi awal.

img_title Gunung Anak Krakatau Pancarkan Sinar Api, Asap Kelabu Tebal Membubung 200 Meter

"Namun hingga sore hari, korban belum ditemukan. Operasi SAR sementara dihentikan pada pukul 17.00 WIB dan direncanakan akan kembali dilanjutkan pada Senin pagi (05/01)," ucap Dantim Pos SAR Tanggamus, Tri Wardoyo.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Tanggamus, BPBD Pesisir Barat, Polair, TNI AL, Polsek setempat, serta keluarga korban. Basarnas Lampung memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

"Basarnas juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di kawasan pantai, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat," tutup Tri. (*)