Tragis di Awal Tahun: Dua Bocah Tewas Tenggelam di Air Terjun Way Lalaan Tanggamus

Polisi datangi lokasi dua bocah tewas di Air Terjun Way Lalaan.
Sumber :
  • Istimewa

Tanggamus, Lampung – Suasana liburan Tahun Baru 2026 di objek wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, berujung duka. Dua bocah laki-laki dilaporkan tewas setelah tenggelam di aliran sungai kawasan wisata tersebut pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

img_title Dua Hari Dicari, Remaja yang Tenggelam Saat Tolong Temannya di Way Sekampung Ditemukan Tewas

Peristiwa memilukan ini menimpa David (9) dan Desna (10) saat lokasi wisata sedang padat pengunjung. Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban sempat terlihat berenang sebelum akhirnya menghilang di bawah permukaan air.

Sejumlah pengunjung yang menyadari kejadian tersebut segera melapor kepada penjaga wisata. Upaya penyelamatan dan evakuasi langsung dilakukan, namun kondisi kedua korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri saat diangkat dari sungai.

img_title Selamatkan Teman Hanyut di Way Sekampung, Agam Ditemukan Tewas, Faris Masih Dicari

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kedua bocah sempat bermain dan berenang di aliran sungai sebelum akhirnya tenggelam tanpa sempat diselamatkan.

Menurut keterangan saksi di lokasi, sejumlah pengunjung melihat kedua korban menghilang di dalam air dan segera meminta bantuan kepada penjaga wisata. Upaya penyelamatan pun dilakukan, namun nasib berkata lain.

img_title Hanya Gara-gara Undangan Khitanan, Warga Lampung Timur Tewas Ditembak Tetangga di Bagian Kepala

Tubuh David dan Desna berhasil dievakuasi dari sungai dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa keduanya tak tertolong. 

Tim medis menyatakan kedua korban meninggal dunia akibat terlalu banyak air yang masuk ke paru-paru hingga menyebabkan henti napas.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi para pengunjung yang menyaksikan langsung tragedi tersebut. Tangis dan kepanikan mewarnai kawasan wisata yang sebelumnya dipenuhi kegembiraan.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berwisata, terutama di lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti sungai dan air terjun, terlebih di tengah padatnya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa kelengahan sesaat dapat merenggut nyawa, dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama di setiap momen kebahagiaan.(*)