Sadis! Karyawan Mutilasi Hidup-hidup Bos Sendiri

Ilustrasi Korban Pembunuhan
Sumber :
  • iStockphoto

VIVA Lampung, Nasional – Muhammad Husen (29) merupakan seorang karyawan yang memutilasi hidup-hidup bosnya sendiri, Irwan Hutagalung (53) yang merupakan pemilik depot air isi ulang di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

img_title Akademisi Hukum Pidana Nilai Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Sebagai Ujian Supremasi Hukum

Husen mengungkap bagaimana dirinya menghabisi bosnya. Hal tersebut ia sampaikan melalui konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu, 10 Mei 2023.

Husen menjelaskan bahwa dirinya melakukan aksinya mulai pada Kamis malam, 4 Mei 2023.

img_title Masuk 5 Besar Pertumbuhan Wisata Nasional, Kunjungan Wisatawan ke Lampung Tembus 18,6 Juta Perjalanan

Awalnya, Husen menghajar korban dengan linggis di dalam depot. Kemudian Husen mengangkat korban menuju lorong sempit yang membatasi depot air isi ulang serta tempat cuci mobil.

Husen pun sempat meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya setelah ia aniaya. Selanjutnya ia kembali pada esoknya untuk melakukan proses mutilasi. Saat kejadian itu, ia mengaku bahwa korban masih dalam keadaan hidup.

img_title PGN LNG Salurkan 65,01 Juta MMBTU Gas, Tumbuh 34,72 Persen hingga Triwulan III 2026

“Pada saat itu dia masih bernapas, ngorok-ngorok suaranya,” kata Husen.

Husen kemudian melakukan aksi sadisnya dengan memotong tangan serta kepala korban. Setelah itu, Husen mengecor semua tubuh korban dengan semen milik korban.

Diketahui, Husen belakangan baru terungkap sebagai pelaku pembunuhan serta mutilasi mayat yang dicor di depot air isi ulang di Tembalang, Semarang.

Adapun pengakuan Husen, ia melakukan aksi keji tersebut lantaran sakit hati dengan bosnya.

Sementara, Husen mengaku dirinya baru sekitar bekerja sebulan bersama korban. Husen mengaku sering dipukuli oleh korban sebagai bosnya itu.

“Sudah sebulan, dari awal puasa. Sering dipukuli kalau ada salah sedikit aja. Pernah juga suruh antar 14 galon, terus marah katanya 15 galon padahal dia sendiri yang bilang 14,” tutup Husen.