Pantau Gereja di Bandar Lampung, Kapolda dan Gubernur Pastikan Malam Natal Aman Kondusif
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan monitoring langsung ke sejumlah gereja besar di Kota Bandar Lampung pada Rabu (24/12/2025) malam.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kelancaran ibadah malam Natal dan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Rombongan Forkopimda memulai pemantauan di Gereja GMI Immanuel dan dilanjutkan ke Gereja Katedral Kristus Raja. Selain tempat ibadah, Kapolda juga meninjau kesiapan personel di Pos Pelayanan Nataru Ramayana Bandar Lampung.
Dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2025, Polda Lampung mengerahkan 4.021 personel gabungan TNI-Polri yang ditempatkan di 71 posko di seluruh wilayah Lampung.
Khusus di Kota Bandar Lampung, pengamanan difokuskan pada 65 gereja, dengan sterilisasi lokasi yang telah dilakukan sejak pagi hari.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan bahwa situasi pelaksanaan ibadah Natal terpantau kondusif. Pihaknya juga memastikan pengamanan lalu lintas, tempat ibadah, serta objek wisata berjalan optimal.
"Situasi kondusif dan jemaah beribadah dengan tenang. Kami siaga penuh di setiap titik, termasuk menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas dan sistem delay di jalan tol jika terjadi penumpukan kendaraan," tegas Irjen Pol. Helfi Assegaf.
Kapolda Lampung menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas, penjagaan tempat ibadah, serta pengamanan objek wisata menjadi prioritas dalam operasi kali ini. Seluruh Polres juga telah berkoordinasi dengan pengelola wisata untuk memastikan fasilitas dalam kondisi aman.
"Kami juga memantau lokasi wisata dan menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas, termasuk sistem delay di jalan tol jika diperlukan, untuk menghindari penumpukan kendaraan," tambahnya
Kapolda mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, patuhi arahan petugas, dan laporkan jika melihat hal mencurigakan. "Mari bersama jaga suasana Natal yang aman, damai, dan penuh sukacita," ujarnya.
Operasi Lilin Krakatau 2025 akan terus berlangsung hingga 2 Januari 2026, dengan penguatan pengawasan di tempat ibadah, pusat keramaian, dan jalur transportasi utama. (*)